Lombok Post
Kriminal

Burhanudin Dituntut Empat Tahun Penjara

Herya Sakti

MATARAM – Mantan kepala Kantor Aset Daerah (KAD) Kabupaten Lombok Barat (Lobar), Burhanudin dituntut empat tahun penjara, serta denda sebesar Rp 250 juta subsider 6 bulan penjara.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) menilai, Burhanudin terbukti menerima gratifikasi terkait penjualan tanah milik pemkab di Desa Jagaraga.

a�?Dalam persidangan terakhir, agendanya baca tuntutan. Terdakwa dituntut empat tahun,a�? kata JPU Herya Sakti, senin (9/3).

Tuntutan tersebut, lanjut Sakti, sesuai dengan ketentuan dalam pasal 11 UU No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. a�?Itu juga terkait gratifikasi, pejabat menerima sesuatu dengan umbar janji,a�? jelas Sakti.

Diketahui, Burhanudin didakwa terlibat dalam penjualan eks tanah pecatu Kepala Dusun (Kadus) Jagaraga seluas 3.900 meter persegi. Tanah terletak di tegal Kuripan.A� Tersangka terindikasi menjual tanah itu sebesar Rp 754 juta.

Sakti kembali mengulas, penjualan tanah pecatu bergulir tahun 2011.A� Saat itu, masyarakat Dusun Tegal Desa Jagaraga mengusulkan agar tanah pemkab dijadikan tempat permukiman. Usulan warga perihal tanah yang berlokasi di depan Mesjid Jagaraga ditindaklanjuti terdakwa yang saat itu masih menjabat sebagai Kabid Aset DPPKAD Lobar. (uki/r8)

Berita Lainnya

Buron Pembegalan Wisatawan Tertangkap di Sekotong

Redaksi LombokPost

Lagi, Pelajar di Lombok Tengah Terseret Kasus Narkoba

Redaksi LombokPost

Ombudsman RI Pantau Kasus Buku Kemenag

Redaksi LombokPost

Dana Rehabilitasi Sekolah Melonjak Rp 1,2 Miliar

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Gubernur Yakin Kemampuan Brimob

Redaksi LombokPost

Polda Kantongi Data Baru Kasus Pengadaan Buku Madrasah

Redaksi LombokPost

Berkas Banding Merger BPR Dilimpahkan

Redaksi LombokPost

Utamakan Langkah Preventif

Redaksi LombokPost