Lombok Post
Xpresi

Eksis Lewat Mading Sekolah

MAJALAH dinding (Mading), yaitu salah satu jenis media atau sarana penyampaian informasi, penyaluran minat dan bakat yang dikerjakan dan dikelola baik oleh siswa maupun guru di sekolah. Biasanya disajikan agar dapat dibaca oleh warga sekolah tersebut.

Mading juga sangat berperan dalam mengasah kemampuan siswa untuk belajar berorganisasi secara baik, melatih kedisiplinan karena harus bekerja sesuai jadwal dan kesepakatan, belajar untuk menjadi lebih kreatif dalam mencari ide-ide baru untuk tema dan tampilan mading dan melatih untuk bisa bertanggungjawab terhadap tugas yang harus dikerjakan.

Nabilh Azmi berpendapat bahwa mading memiliki banyak manfaat, diantaranya mading bisa sebagai wadah informasi yang berguna. Selain itu, lewat mading kita bisa pula menggali minat dan bakat lebih dalam lagi.

a�?Bagi yang nggak punya gadget canggih, bisa mengetahui berita update dan informasi lainnya lewat mading sekolah,a�? kata ketua mading SMAN 2 Mataram.

Senada dengan Nabila, Lalu Muhammad Zaenuddin Efendi ketua mading SMAN 6 Mataram ini mengaku kalau mading memiliki banyak manfaat, baik bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar. Dengan mading kita juga bisa berkomunikasi dengan orang sekitar lebih baik.

a�?Melalui mading kita bisa berorganisasi, berbagai pengalaman dan pendapat. Mading juga bisa menanamkan kebiasaan membaca dan melatih kita menulis,a�? ujarnya.

Mading sekolah haruslah dikelola secara baik dan memiliki struktur kepengurusan yang baik pula. Biasanya ada seorang guru yang membina dan mengawasi muridnya ketika mengerjakan mading. Mading sekolah yang merupakan salah satu ekstrakulikuler ini haruslah memberikan berbagai informasi penting yang ada di sekolah.A� Oleh karena itu, mading memiliki arti yang penting baik bagi siswa maupun guru.

Putri Julia Maemum ketua ekskul mading SMPN 1 Mataram mengatakan mading nggak hanya sebagai wadah untuk mengembangkan kreativitas. Mading ini berguna juga untuk melatih diri agar bisa beradaptasi di lingkungan masyarakat. Sehingga bisa lebih percaya diri dengan kemampuan.
a�?Dengan mading kita bisa juga mempererat pertemanan. Namun, yang terpenting adalah kerjasama dan kebersamaannya,a�? ujar cewek yang akrab disapa Putri ini.

Yap, mading sekolah memang banyak manfaatnya namun, saat ini banyak yang sekolah yang nggak memperhatikan bahkan siswanya pun kurang minat terhadap mading. Oleh karena itu pihak sekolah beserta murid harus bekerja sama untuk meningkatkan minat terhadap mading kembali.

Ridha Sasmitha Ajiningrum mengatakan, mading saat ini kurang diminati karena tampilan dan isi mading yang kurang menarik, oleh karena itu perlu adanya bimbingan yang baik dari guru pembina.

a�?Mading sekolah harus update dan berisi informasi terkini yang bermanfaat, selain itu mading juga harus menarik,a�? kata siswi SMPN 7 Mataram.

Lain lagi pendapat dari Desy Dwi Haryani siswi SMAN 2 Mataram mengatakan, melalui mading sekolah diharapkan bisa menumbuhkan minat membaca para muridnya. Mading sekolah juga diharapkan bisa lebih kreatif dan inovatif menyajikan berbagai berita terkini.

a�?Semoga mading nggak hanya dianggap sebagai sebuah pajangan biasa, namun melalui mading kita bisa mendapatkan informasi dan tambahan ilmu,a�? kata cewek berambut panjang ini.

Yap, benar banget tuh yang diakatakan Desy, mading memiliki banyak manfaat yang pastiny bisa menambah wawasan dan pengetahuan Xmud. Dengan mading, bisa juga melatih Xmud menulis dan membuat karya-karya seperti cerpen dan puisi. Oleh karena itu, kembangkan mading sekolah Xmud dengan ide-ide yang lebih kreatif. (rra)

Berita Lainnya

Derby Penentu Juara Baru

Iklan Lombok Post

Duel Klasik Sarat Gengsi

Iklan Lombok Post

M2M Kirim Sinyal Ancaman

Iklan Lombok Post

Tukaran HP dengan Pacar, Masih Zaman??

Iklan Lombok Post

Komunitas Bumi Gora

Iklan Lombok Post

Yang Penting Hatinyaa��

Iklan Lombok Post

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

Redaksi Lombok Post

Promosikan Wisata Alam dan Wadah Pengikat Silaturahmi

Redaksi Lombok Post

Juragan Sosis, Jagonya Sosis

Redaksi Lombok Post