Metropolis

Mataram Siapkan Plang Tandingan

KLAIM TANAH

MATARAM – Lombok Barat serius mengklaim tanah di Mataram milik mereka. Itu dibuktikan dengan empat plang yang dipasang di lahan seluas 1,45 hektare (Ha) di Kebon Talo, Ampenan.a�?a��Sudah satu bulan dipasang plang dari Lombok Barat,a��a�� kata Abdulah, pekasih tanah pada Lombok Post.

Dikatakan, ada empat plang yang dipasang bagian aset Lombok Barat. Di lokasi itu juga ada plang milik Mataram. a�?a��Tapi di bagian sana. Tidak kelihatan,a��a�� sambungnya.

Lurah Ampenan Utara Saharuddin mengatakan, empat plang bertuliskan tanah milik Lombok Barat sudah dirobohkan. Awalnya empat plang itu dipasang berdiri. a�?Karena ini tanah Mataram, akhirnya plang dicabut,a��a�� katanya.

Dikatakan, tanah di Kebon Talo dilengkapi sertifikat jelas. Masing-masing sertifikat tanahA� memiliki nomor. Ada nomor 79 luasnya 2.591 meter persegi, sertifikat nomor 80 luasnya 2.820 meter persegi, sertifikat dengan nomor 77 dengan luas 3.542 meter persegi, sertifikat dengan nomor 78 dengan luas 3.375 meter persegi, sertifikat dengan nomor 75 luasnya 1.040 meter persegi, dan sertifikat nomor 76 dengan luas 1.132 meter persegi.a�?Ini dokumen asli yang diberikan oleh bagian aset Mataram,a��a�� sambungnya.

Dijelaskan, saat ini Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) tengah menyiapkan plang. Nantinya plang itu dipasang di enam objek tanah Mataram. a�?Plang nanti ditulis tanah ini milik Mataram,a��a�� ujar mantan Lurah Punia ini.

Ditambahkan, dari kelurahan bakal terus mengawal tanah yang diklaim Lombok Barat. Tanah itu sesuai dengan kesepakatan sudah diberikan ke Mataram. a�?Ini bukan tanah nenek moyang yang bisa saling klaim. Ada sertifikat itu bukti nyata,a��a�� tegasnya.

Sekadar diketahui, dahulu tanah di Kebon Talo itu milik Lombok Barat. Selanjutnya pada perjanjian kesepahaman Nomor 1 Tahun 2005, tanah itu diberikan ke Mataram. Lombok Barat yang diwakili Bupati HL Iskandar dan Mataram diwakili penjabat Wali Kota H Achmad Rifai. Penyerahan aset itu dituliskan disetujui oleh Ketua DPRD Mataram H Ahyar Abduh, Ketua DPRD Lombok Barat HL Takdir Mahdi, dan Gubernur NTB HL Serinata.(feb/r8)

Related posts

Sosialisasikan Internet Sehat dan Aman

Iklan Lombok Post

Produk Lokal Tak Kalah Saing Lho!

Iklan Lombok Post

Mediasi Nambung Gagal

Redaksi Lombok post

Leave a Comment