Lombok Post
Praya

Kadus Dikasi Motor Dinas

SUPARDI YUSUF

* Karena Ngabdi Sejak Zaman Soeharto
A�A� A�
PRAYA – Kendati Alokasi Dana Desa (ADD) minim, Kepala Desa (Kades) Pengembur Lombok Tengah Supardi Yusuf nekat mempersiapkan pengadaan motor dinas ke 23 kadus di desanya. Harapannya, ada peningkatan kinerja dalam pelayanan masyarakat.

a�?Insya Allah, dalam waktu dekat ini motor dinas sudah kita siapkan,a�? kata Supardi, kemarin.

Pelayanan ini, terang Supardi, tidak saja urusan birokrasi desa. Tapi lebih dari itu. a�?Ini bentuk penghargaan saya. Mereka telah mengabdi sejak zaman Presiden Soeharto (alm). Hingga kini, mereka tidak pernah menikmati fasilitas pemerintah,a�? ujarnya.

Supardi mengatakan, setiap kali pertemuan penting di kantor desa, terkadang para kadus datang terlambat, lantaran mereka berjalan kaki menyusuri jalanan setapak. Jika itu dibiarkan, menurut Supardi maka tidak bisa cepat desa maju.

Keberhasilan pusat, provinsi, dan kabupaten/kota, diakui Supardi barometernya ada di desa. Sayangnya, pemkab minim perhatian. Terbukti, dari pengalokasian anggaran desa yang tidak sesuai amanah undang-undang. Kendati demikian, pihaknya tidak lantas putus asa.

a�?Saat ini, gaji saya sebesar Rp 1,2 juta per bulan. Sementara kadus Rp 600 ribu per bulan. Cukup tidak cukup, kami usahakan untuk mencukupi saja. Yang penting, pelayanan masyarakat tetap berjalan lancar, dan aman,a�? kata Supardi yang juga Sekretaris Forum Kepala Desa (FKD) Loteng tersebut.

Untuk memberikan kepastian fasilitas dan pendapatan aparatur desanya, Supardi telah mengeluarkan perpanjangan Surat Keputusan (SK) jabatan 23 kadus serta delapan staf pemerintah desa.

Supardi berharap, jika dalam beberapa bulan ke depan anggaran desa bertambah, maka pihaknya langsung menggunakan anggaran itu untuk kepentingan peningkatan ekonomi. Termasuk, pembangunan fasilitas dan sarana pendukung lainnya.(dss/r11)

Berita Lainnya

Banyak PNS Cerai Gara-gara Selingkuh

Redaksi LombokPost

Islam Itu Rahmatan lil Alamin

Redaksi LombokPost

Tiga Kios Warga Hangus Terbakar

Redaksi LombokPost

Masih Banyak Warga Loteng Buang Air Besar Sembarangan

Redaksi LombokPost

Pemkab dan ITDC Raih Penghargaan ISTA

Redaksi LombokPost

Loteng Susun Regulasi Pendidikan Inklusi

Redaksi LombokPost

Bangun Mandalika, ITDC Pinjam Rp 3,6 Triliun ke AIIB

Redaksi LombokPost

Penjualan Songket Sukarara Anjlok

Redaksi LombokPost

Warga Merasa Bayar Angin, Bukan Air PDAM

Redaksi LombokPost