Lombok Post
Pendidikan

Dilarang Naikkan SPP, Unram Santai

UNRAM
MASIH NORMAL: Kebijakan Kementerian Dikti yang melarang PTN menaikkan SPP sempat dikhawatirkan mempengaruhi kegiatan operasional kampus.

MATARAM – Larangan menaikkan uang sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) di perguruan tinggi negeri (PTN) menimbulkan kekhawatiran. Hal ini, diperkirakan bakal menggangu operasional kampus bagi PTN yang selama ini mengandalkan kegiatan operasional dari dana pemerintah.

Namun, Wakil Rektor I (WR I) Unram L Wirasapta Karyadi memastikan, jika Unram tidak termasuk kedalam kategori tersebut. Karena jauh sebelumnya, telah ditetapkan bersama ketentuan uang kuliah tunggal (UKT). a�?SPP kelas reguler sudah dihapus. Diganti dengan UKT.Ini kita terapkan sejak 2013 lalu,a�? ungkapnya pada Lombok Post, kamis (26/3).

Namun, sambung Wira, kebijakan ini tidak berlaku bagi mahasiswa non reguler. Mahasiswa non reguler masih menggunakan sistem lama.Mekanisme pembayaran SPP tidak ada yang berubah. Dikatakan, jumlah biaya operasional setiap program studi berbeda. Sehingga perhitungan UKT pun akan berbeda. a�?Intinya dengan UKT, mahasiswa hanya perlu bayar satu kali tanpa tambahan bayar ini itu,a�? ujarnya.

Saat ini, sistem yang diterapkan di Unram menggunakan sistem grade yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing mahasiswa.Sistem ini dinilai mampu mengatasi biaya operasional kampus. Selain itu, mahasiswa yang termasuk kelas ekonomi atas bisa membantu mahasiswa kurang mampu. a�?Kita terapkan ada 5 grade,a�? tunas Karyadi.

Diketahui, pendapatan PTN berasal dari tiga sumber. Yakni penerimaanA� negara bukan pajak (PNBP) dalam hal ini masyarakat, APBN dan kerjasama penelitian. Pengeluaran gaji dosen dan pegawai, pembangunan infrastruktur serta pembayaran listrik dan air menggunakan dana APBN. a�?Dana dari mahasiswa kita fokuskan ke biaya operasional kampus,a�? tuturnya.

Sebelumnya, mulai tahun 2012 lalu, Mendikbud melarang PTN menaikkan SPP. Pemerintah akan mulai memberlakukan disensitif berupa pengurangan kontribusi bagi PTN yang kedapatan menaikkan SPP.Wira mengaku, kemungkinan ada perguruan tinggi yang akan kekurangan biaya operasional apabila tidak menaikkan uang SPP. Namun hal itu tidak perlu dikhawatirkan kareta pemerintah sudah berjanji akan membantu.(cr-zen/r6)

Berita Lainnya

Kasek Harus Memiliki Sertifikat Cakep Nasional

Redaksi LombokPost

500 Mahasiswa UNW Ikuti PERTAMA

Redaksi LombokPost

Jurusan Pertanian SMKN 7 Mataram Kurang Diminati

Redaksi LombokPost

KBM di Kota Mataram Mulai Normal

Redaksi LombokPost

Bantuan Kemendikbud Untuk Guru PNS Rp 1,5 Juta, Honor Rp 2 Juta

Redaksi Lombok Post

Bhayangkari Percantik Taman Baca di Pesisir Pantai

Redaksi LombokPost

Sintya, Siswi MAN 1 Mataram Juara Ajang KSM Bidang Fisika

Redaksi LombokPost

SMAN 10 Mataram Kekurangan Siswa

Redaksi LombokPost

Dua Siswa Lotim Masuk Tim Paskibraka Nasional

Redaksi LombokPost