Lombok Post
Kriminal

Komnas HAM Pertanyakan Kondisi Warga

TETAP BERTAHAN: Warga Bambu Runcing tetap bertahan. Mereka memasang baliho yang menegaskan bahwa lahan yang didiami merupakan hak miliknya.

MATARAM – Eksekusi lahan Bambu Runcing masih menyisakan masalah. Ada keluarga menginap di tenda. Laporan itu diterima Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Tim Komnas HAM menemui Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh menanyakan soal laporan tersebut.

a�?Dari Komnas HAM menanyakan kepada Pak Wali soal penggusuran itu,a�? Kata Kabag Humas dan Protokol Setda Mataram Lalu Alwan Basri, kamis (26/3).

Pertemuan antara Komnas HAM dan Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh berlangsung tertutup. Dalam pertemuan hadir Camat Ampenan Ki Agus Idrus dan Lurah Taman Sari Arief Satriawan. Alwan menjelaskan, perwakilan Komnas HAM Bayu Pamungkas membeberkan soal dampak penggusuran rumah di Bambu Runcing.

Ada warga tidak memiliki rumah membangun tenda. Dari sisi kesehatan perlu diantisipasi. a�?Pak Wali meminta supaya camat dan lurah segera memantau,a�? sambungnya.

Mantan Kabid Perikanan membeberkan, Pemkot Mataram memiliki tanggung jawab sosial dan ekonomi usai eksekusi lahan Bambu Runcing. Bagi warga tidak memiliki rumah, bisa tinggal sementara di rumah susun sederhana sewa (Rusunawa). a�?Bila memang berkenan, bisa tinggal di rusunawa,a�? imbuhnya.

Camat Ampenan Ki Agus M Idrus mengatakan, ada 19 kepala keluarga (KK) pindah saat lahan Bambu Runcing dieksekusi. Dari Komnas HAM menyebut ada warga terlantar tinggal di tenda. a�?Ini yang akan saya cek bersama lurah,a�? katanya.

Idrus menambahkan, informasi Komnas HAM hanya satu KK tidak punya rumah. Sisanya 18 KK sudah memiliki rumah masing-masing. a�?Lebih jelasnya nanti setelah saya turun,a�? tambahnya.(feb/r8)

Berita Lainnya

Ahli: Penangkapan Muhir Bukan OTT

Redaksi LombokPost

Kejati NTB Selamatkan Uang Negara Rp 4 Miliar

Redaksi LombokPost

TNI Polri di NTB Tetap Solid

Redaksi LombokPost

Jalan Terjal Memburu Para Bandar

Redaksi LombokPost

Aksi Penjambret Terhenti Setelah Tiga Jam Beraksi

Redaksi LombokPost

Polda NTB Raih Hassan Wirajuda Award

Redaksi LombokPost

Kabur, Pasien RSJ Selagalas Gantung Diri

Redaksi LombokPost

Penyidik Siap Gelar Perkara Laporan Baiq Nuril

Redaksi LombokPost

Jaksa Tuntut Ringan Terdakwa Tapun

Redaksi LombokPost