Lombok Post
Headline Praya

Motor Bule Raib Saat Santai

MELAPORKAN
MELAPORKAN: Warga asing asal California Serena, saat melaporkan kasus curanmor yang dialaminya di Pantai Kuta, Pujut Lombok Tengah.

* Dulu Bilang Aman, Sekarang Lain Cerita

PRAYA – Musibah yang dialami Serena wisatawan asal California USA, patut jadi contoh bagi wisatawan lain. Motor perempuan berumur 26 tahun ini raib dibawa maling. Saat itu, motornya ia parkir di kawasan Pantai Kuta. Tentunya kasus ini, secara langsung menjadi pertaruhan kemajuan pariwisata di Gumi Tatas Tuhu Trasna. a�?Kami menganggap kawasan Kuta dan sekitarnya rawan,a�? kata Ringgit yang mendampingi Serena melaporkan di Polres Loteng, kamis (26/3).

Wajar, Ringgit berpikir demikian. Sebelumnya, selang beberapa hari wisatawan asal Prancis juga kena begal di Jurang Temetak, Dusun Lancing, Desa Mekar Sari saat pulang dari kawasan Kuta. Selaku pelaku pariwisata di wilayah selatan, Ringgit mengaku resah. Karena dikhawatirkan kunjungan wisatawan asing maupun lokal berkurang lantaran banyaknya aksi kejahatan.

Di satu sisi, kata Ringgit, pam pantai yang dibentuk pemkab dan pemerintah desa di nilai tidak jalan. a�?Dulu kita sangat andalkan mereka. Seiring waktu, pam pantai yang satu itu menghilang. Kemudian berganti pam pantai lain. Tapi, tetap saja rawan. Tolong ini diperhatikan,a�? kata Ringgit. Dikatakan Ringgit, kasus yang menimpa Serena menjadi potret suram dunia pariwisata. a�?Motor yang dicuri itu masih baru. Nomor polisi kendaraan, BPKB dan STNK saja belum ada. Sehingga, saat kejadian Kamis lalu, kita bingung bagaimana melaporkannya ke polisi,a�? ujarnya.

Untuk permudah laporan, lanjut Ringgit pemilik kendaraan merek vario warna putih biru yang disewa korban itu melaporkan kejadiannya ke dealer setempat guna menerbitkan STNK yang dilampirkan biaya pajak sementara. Dalam keterangan pajak, motor ini bernomor polisi DR 6721 TJ, pemilik atas nama Radin Susanto, warga Dusun Mangalung, Desa Kuta. a�?Motor itu sendiri terparkir di Pantai Senek Kuta. Saat korban menikmati live musik. Saat korban keluar, dia kaget motornya sudah tidak ada di tempat,a�? beber Ringgit.

Kasus curanmor itu pun, dilaporkan di bagian pelayanan pelaporan Polres. Di tempat itu, polisi mempertanyakan kronologis kejadian kepada korban. a�?Saya sudah dua bulan di Kuta. Menurut saya, pantai Kuta itu aman. Tapi, atas kejadian ini lain cerita,a�? sambung Serena. Sementara itu, beberapa anggota polisi bagian pelayanan pelaporanA� mengatakan akan melacak kendaraan ini. a�?Yang penting laporan sudah masuk. Kami berharap, ditembuskan pula kepada Polsek Kuta. Selanjutnya, laporan ini akan ditindaklanjuti,a�? ujarnya.(dss/r11)

Berita Lainnya

ITDC Pinjam Rp 3,6 Triliun ke AIIB

Redaksi LombokPost

Penjualan Songket Sukarara Anjlok

Redaksi LombokPost

Warga Merasa Bayar Angin, Bukan Air PDAM

Redaksi LombokPost

Mohan Bikin Kejutan di Mataram Jazz & World Music Festival 2018

Redaksi LombokPost

Setengah Hati Urusi Bisnis “Nakal”

Redaksi LombokPost

Jalan Terjal Memburu Para Bandar

Redaksi LombokPost

Gempa Lagi, Panik Lagi

Redaksi Lombok Post

Pintu Beasiswa Eropa Terbuka Lebar untuk Pelajar NTB

Redaksi Lombok Post

Gempa Lagi, Lombok Belum Stabil

Redaksi Lombok Post