Lombok Post
Sumbawa

Daerah Kaya, Infrastruktur Memprihatinkan

PETANI
MEMPRIHATINKAN : Petani di Dusun Ponjok, Kecamatan Brang Rea saat mengangkut gabah melewati sungai. Menjadi pertanyaan kemudian KSB yang dikenal sebagai kabupaten kaya masih ditemukan kondisi seperti ini.

TALIWANG – Sumbawa Barat dikenal sebagai kabupaten dengan surplus beras tertinggi di NTB. Kabupaten penghasil tembaga dan emas ini juga dikenal sebagai kabupaten kaya. Tapi, di balik kemilau emas dan kisah sukes surplus beras itu, petani butuh perjuangan keras untuk mengangkut gabah mereka.

Apa yang dialami petani Dusun Ponjok, Desa Sapugara Bre Kecamatan Brang Rea menjadi contoh buruknya infrastruktur. Hasil pertanian di wilayah itu bukan diangkut menggunakan kendaraan atau alat transportasi yang memadai. Sebaliknya, hasil pertanian itu diangkut menggunakan sampan (jukung).

Jukung inilah yang selama ini digunakan masyarakat untuk mengangkut gabah. Hasil pertanian itu harus dibawa menyeberang sungai lantaran tidak ada jembatan yang menghubungkan areal pertanian dengan sungai wilayah tersebut.

a�?Kalau airnya tinggi kami terpaksa membawa menggunakan jukung ini. Tapi kalau airnya kecil, biasanya kami bawa sendiri dengan melintasi sungai,” ujar Dewa, salah satu petani Dusun Ponjok.

Gabah yang sudah kering itu dimasukkan dalam karung. Sekali jalan, sampan tersebut bisa mengangkut dua karung gabah. “Karena kalau dipaksakan diangkut satu karung utuh, sampahnya bisa terbalik,” akunya.

Senin sore kemarin misalnya.Puluhan karung gabah diangkut menggunakan sampan tersebut. Dibutuhkan ketelitian khusus saat mengarahkan sampan sampai ke pinggir sungai.

“Kita biasanya ambil haluan agak jauh, karena berat muatan cukup berat. Sementara air sungai cukup deras, kalau dipaksakan nanti terbalik dan membahayakan. Bisa-bisa keselamatan kita terancam,” akunya.

Sebagai petani, dirinya berharap ada perhatian serius pemerintah. Masyarakat di wilayah ini dibangunkan jembatan, minimal jembatan gantung.A� “Kita harap ada perhatian khusus pemerintah untuk kami. Karena kondisi seperti ini sudah berlangsung selama puluhan tahun,” harapnya. (far/r7)

Berita Lainnya

Dana Bantuan Korban Gempa Cair Pekan Ini

Redaksi LombokPost

Perpustakaan Cempi Jaya Banggakan Dompu

Redaksi LombokPost

Minyak Sumbawa Sangat Layak Menasional

Redaksi LombokPost

Puluhan Lampu Terpasang, Kota Bima Semakin Terang

Redaksi LombokPost

KPU Dompu Publikasikan Daftar Caleg Sementara

Redaksi LombokPost

Pelayanan RSUD Sumbawa Mulai Dibenahi

Jalan Teladan-Kelawis dan Batu Rotok Tuntas

Berkas SMKN Lunyuk Dikirim ke Kejaksaan

Istri Jadi TKW, GT Hamili Anak Kandungnya