Lombok Post
Pendidikan

Habis Rp 119 Juta untuk Bangun Tiang

MUBAZIR
MUBAZIR : Pembangunan RKB di SMPN 17 Mataram pada 2014 yang menelan anggaran Rp 119 juta tidak bisa dimanfaatkan. Padahal ini dihajatkan agar siswa tidak belajar di musala.

* Proyek RKB SMPN 17 Mataram Disorot

MATARAM a�� Pembangunan ruang kelas belajar (RKB) di SMPN 17 Mataram dipertanyakan. Informasi berhembus menyebut, bantuan RKB dibangun pada 2014 yang menelan anggaran Rp 119 juta dituding tidak sesuai anggaran yang diperuntukkan. Pasalnya, dengan total dana tersebut hanya baru berdiri tiang. Anehnya lagi bangunan tersebut sudah dikatakan rampung.

a�?a��Kami ingin inspektorat melakukan pemeriksaan dengan RKB yang dibangun di SMPN 17 Mataram,a��a�� kata sumber yang tidak ingin namanya dikorankan. Menurut dia, dengan jumlah dana itu, sekolah semestinya bisa mendapatkan dua RKB.

Sekadar diketahui, pembangunan RKB ini dihajatkan untuk menampung siswa agar tidak belajar di musala lagi. Kondisi ini disebabkan jumlah siswa yang membludak tidak sebanding dengan jumlah ruang kelas yang ada.

a�?a��Anak kecil saja bisa mengkalkulasikan dana yang digunakan pembangunan tiang ini. Tidak mungkin menghabiskan Rp 119 juta,a��a�� kesal sumber. Sementara itu, Kepala SMPN 17 Mataram Mustajib mengaku tidak tahu sama sekali dengan bantuan RKB ini. Karena saat itu, ia belum menjabat sebagai kepala sekolah.

Namun, dari informasi yang didapatnya, pengerjaan RKB melalui dana APBN ini sudah rampung. Terkait adanya siswa yang masih belajar di musala, karena memang tidak ada ruang. RKB yang dibangun pada 2014 ini belum bisa dimanfaatkan untuk melaksanakan proses belajar mengajar.A� a�?a��Kami malah ingin minta RKB ini bisa dilanjutkan pembangunannya agar siswa tidak lagi belajar di musala,a��a�� terangnya.

Sekarang ini, agar tidak menerapkan double shift dalam proses belajar mengajar, sekolah merubah fungsi laboratorium, perpustakaan menjadi ruang kelas. Tetapi masih belum cukup. Oleh sebab itu, musala juga dimanfaatkan sebagai tempat proses belajar mengajar. a�?a��Mudah-mudahan tahun ini kami bisa mendapat bantuan untuk melanjutkan RKB,a��a�� harapnya.

Sementara itu, Waka Humas SMPN 17 Mataram H Saifudin Zohri mengatakan, laporan bantuan RKB pada 2014 ini sudah tuntas dan disetujui Dinas Dikpora Mataram. a�?a��Secara adminstratif sudah tidak masalah,a��a�� tukasnya. (jay/r6)

Berita Lainnya

Santri Dilatih Gunakan IT dengan Bijak

Redaksi Lombok Post

Santri Al Ikhlas Taliwang Didorong Kuasai IT

Redaksi Lombok Post

Santri di Sumbawa Belajar IT

Redaksi Lombok Post

Santripreneur Ajak Santri Gunakan Teknologi secara Bijak dan Optimal

Bakti Kominfo Dekatkan Santri dengan Teknologi IT

Redaksi Lombok Post

Ponpes Islahuddiny Dorong Santri Kuasai IT untuk Berwirausaha

Kasek Harus Memiliki Sertifikat Cakep Nasional

Redaksi LombokPost

500 Mahasiswa UNW Ikuti PERTAMA

Redaksi LombokPost

Jurusan Pertanian SMKN 7 Mataram Kurang Diminati

Redaksi LombokPost