Lombok Post
Sumbawa

Sapi Masuk Kota, Pemerintah Cuek

SAPI
SAPI : Tampak hewan milik warga berkeliaran dengan bebas hingga ke dalam kota. Pada waktu malam hari, sapi ini mencari makanan di sejumlah tong sampah.

SUMBAWA – Ternak milik warga tidak hanya teror bagi para pengguna jalan di malam hari. Namun keberadaannyamulai mengganggu kenyamanan dan keindahan kota.

Pantauan Radar Sumbawa (Lombok Post Group), beberapa malam ini, sapi berkeliaran di pusat pertokoan. Tepatnya di Jalan Multatuli. Sapi yang tidak jelas pemiliknya itu mencari makan di sejumlah tong sampah. Akibatnya, sampah tercecer di jalan.

Untuk yang kesekian kalinya warga mengeluhkan keberadaan hewan tersebut. Sayangnya, di tengah minimnya kesadaran masyarakat untuk mengandangkan hewan ternak mereka, pemerintah malah cuek-cuek saja. ”Kok bisa sapi-sapi ini sampai sini (dalam kota) ya?,” ujar salah seorang warga, Yudi.

Camat Sumbawa, Mulyadi juga menyayangkan keberadaan hewan ternak yang masuk hingga ke dalam kota. Karena jelas mengganggu keindahan kota.

Menurutnya, pemerintah sebenarnya tidak diam. Berbagai upaya sosialisasi pernah dilakukan. Misalnya sosialisasi perda tentang keindahan kota. Dalam sosialisasi itu, warga, terutama pemilik ternak diminta untuk memelihara ternak mereka dengan baik. Agar tidak mengganggu keindahan.

a�? Kita sudah sosialisasi perda tentang keindahan kota kepada masyarakat. Kita manfaatkan setiap kesempatan. Setiap ada rapat maupun acara kemasyarakatan,” katanya.

Selain sosialisasi, pihak kecamatan mengaku telah berkoordinasi baik dengan KUPT Peternakan maupun lurah setempat. Dengan harapan, KUPT bersama lurah membantu dalam penertiban ternak masuk kota itu. Usaha pemerintah Kecamatan nampaknya tak mempan. Meski sosialisasi digalakkan, pemilik ternak masih saja bandel.

Sepertinya diperlukan sikap tegas pemerintah. Bila perlu libatkan Sat Pol PP untuk melakukan razia ternak. Ternak yang tertangkap harus diamankan. Kemudian pemiliknya dipanggil untuk dilakukan pembinaan. ”Pol PP kan pengaman perda. Kami sudah koordinasi dengan Pol PP. Tapi tergantung kesadaran pemilik ternak,” ujarnya. (jho/r7)

Berita Lainnya

Dana Bantuan Korban Gempa Cair Pekan Ini

Redaksi LombokPost

Perpustakaan Cempi Jaya Banggakan Dompu

Redaksi LombokPost

Minyak Sumbawa Sangat Layak Menasional

Redaksi LombokPost

Puluhan Lampu Terpasang, Kota Bima Semakin Terang

Redaksi LombokPost

KPU Dompu Publikasikan Daftar Caleg Sementara

Redaksi LombokPost

Pelayanan RSUD Sumbawa Mulai Dibenahi

Jalan Teladan-Kelawis dan Batu Rotok Tuntas

Berkas SMKN Lunyuk Dikirim ke Kejaksaan

Istri Jadi TKW, GT Hamili Anak Kandungnya