Lombok Post
Kriminal

Rasain Lho!

TANGKAP: Tersangka HR digelandang ke Mapolsek Cakranegara sambil terpincang-pincang setelah timah panas menembus kakinya

* Kabur, Pencuri Mobil Tabrak Pohon

MATARAM – Tim Opsnal Polsek Cakranegara menangkap pencuri mobil di Pringgarata, Lombok Tengah pukul 02.00 Wita, kemarin (7/4). Tiga tersangka melarikan diri. Namun polisi menangkap satu tersangka, Hariri alias Heri, 30 tahun.

Bersamanya polisi menyita satu unit mobil Isuzu Panther. Penangkapan tersebut berawal dari laporan Hery Susanto sebagai korban. Dalam laporannya pada pukul 17.30 Wita (6/4) lalu, korban melihat empat orang asing tiba-tiba masuk ke toko miliknya.

Empat tersangka kemudian berpura-pura belanja. Mereka keudian mengincar kunci mobil yang diletakkan korban di atas etalase. Korban baru menyadari kunci mobil miliknya sudah tidak ada ketika empat orang tersebut keluar dari tokonya.

Korban yang saat itu mulai mencurigai empat orang asing tersebut, memerintahkan karyawannya mengecek mobilnya. Ternyata benar saja, mobil yang ia parkir tidak jauh dari tokonya sudah raib. Hingga akhirnya korban melapor ke Mapolsek Cakranegara.

Kemudian dari laporan korban tersebut, tim opsnal Polsek Cakranegara langsung ke TKP dan melakukan olah TKP. “Setelah kita mendengar pengakuan korban dan saksi, tim langsung bergerak dengan mengejar kelompok curat dengan modus operandi tersebut,” ungkap Kapolsek Cakranegara Kompol I Gusti Suarnaya.

“Untungnya, mobil tersebut dilengkapi GPS. Jadi mempermudah kita untuk melacaknnya,” lanjut Suarnaya.

Setelah kurang lebih tiga jam melakukan penyelidikan, polisi menemukan lokasi mobil di daerah Pringgarata, Lombok Tengah. Kemudian pada pukul 02.00 Wita, tim opsnal yang sudah mengidentifikasi mobil tersebut, melakukan pengejaran.

Mobil curian yang saat itu sedang dikendarai empat orang tersangka dengan sengit melawan pengejaran petugas. Layaknya film action, polisi pun melayani perlawanan pencuri. Karena tidak mampu mengendalikan kecepatannya, kendaraan yang pacu Heri itu pun menabrak sebuah pohon. Hingga akhirnya pengejaran tersebut dimenangkan pihak kepolisian.

Namun ternyata perlawanan tersangka tidak berhenti sampai disitu. Menyadari mobil yang dikendarainya sudah rusak, keempat tersangka kemudian turun dari mobil dan mencoba kabur dengan berlari. Hingga akhirnya polisi terpaksa melepaskan tembakkan dan mengenai kaki kanan Heri. Sayangnya tiga tersangka lainnya lolos.

Menurut pengakuan Heri, ia dan kawanannya sempat menyembunyikan mobil tersebut di daerah Kekeri. Pria yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang pandai besi ini rencananya akan menjual mobil tersebut untuk membeli Sabu. “Saya sempet di peringatin temen, jangan suka bawa keliling mobil itu dulu, makanya saya disuruh bawa mobil itu ke Kekeri, mumpung gelap,” kata Heri.

Sementara setelah dicek, Suarnaya membenarkan kalau sebelumnya Heri memang tercatat sebagai pemakai narkoba. Selain itu, ia juga adalah seorang residivis spesialis copet. “Sudah naik pangkat dia,” cetusnya.

Selanjutanya Polsek Cakranegara masih akan melakukan penyelidikan, terkait tiga tersangka yang masih buron. “Kita sudah kantongi identitas tiga tersangka lainnya, dan akan segera melakukan pengejaran. Dan untuk Heri, dijerat dengan pasal 363 ayat (1) ke 4 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara,” tandas Suarnaya. (cr-van/r8)

Berita Lainnya

Cegah Aksi Para Spekulan, Polisi-Pemprov Pantau Pasar

Redaksi LombokPost

Kapolres Imbau Masyarakat Menahan Diri

Redaksi LombokPost

Penyidik LHK Lakukan Langkah Konfrontir

Redaksi LombokPost

Jaksa SP3 Kasus Izin Hutan Sekaroh

Redaksi LombokPost

PPK Masuk Bui, Rekanan Tak Kunjung Diadili

Redaksi LombokPost

Ahli: Penangkapan Muhir Bukan OTT

Redaksi LombokPost

Kejati NTB Selamatkan Uang Negara Rp 4 Miliar

Redaksi LombokPost

TNI Polri di NTB Tetap Solid

Redaksi LombokPost

Jalan Terjal Memburu Para Bandar

Redaksi LombokPost