Headline Kriminal

Bule Tua Itu Kehilangan Rp 300 Juta

* Perampok Pecahkan Kaca Mobil

MATARAM – Sial betul nasib Stephen. Warga Jerman berusia 56 tahun tersebut hanya mondar mandir di depan Mapolsek Cakranegara setelah pelaku curat memecahkan kaca mobil yang ia sewa. Tidak hanya mobil sewaannya dirusak, uang sejumlah Rp 300 juta juga diambil pelaku beserta dokumen penting miliknya.

Peristiwa tersebut bermula ketika Stephen menyewa sebuah mobil travel dari Bangsal, Kabupaten Lombok Utara menuju Mataram Mall. Sebelumnya ia sempat meminta sopir mobil travel tersebut untuk mampir di sebuah bank. Dan sesampainya di MataramA� Mall, ia sempat memberi uang makan kepada sopir travel. “Pas di mal saya dikasih uang Rp 50 ribu buat makan,” ungkap Nasrudin, sopir mobil travel Kotasi Bangsal, Pemenang.

Nasrudin sempat diminta untuk menjaga mobil sambil menunggu Stephen berbelanja di mal. Namun ketika Nasrudin meninggalkan mobil tersebut untuk mencari makan, ia mendengar suara teriakkan dari arah mobilnya. “Belum sempet saya makan, kedengaran suara orang teriak maliing…maliing..,” serunya menirukan suara teriakkan tersebut.

Mendengar teriakkan tersebut, Nasrudin beranjak dari tempat duduknya dan langsung menuju ke arah sumber suara. Namun sayang, setibanya di lokasi, ia melihat kaca mobilnya sebelah kirin sudah hancur. Dan tas milik Stephen raib dibawa orang tak dikenal.

Stephen mengaku, di dalam tasnya, ia menyimpan uang sejumlah Rp 300 juta yang baru saja dia ambil dalam perjalanannya menuju mal. Selain itu, pemilik sebuah villa di kawasan wisata Gili Air tersebut juga menyimpan dokumen penting serta ATM Mandiri. “Saya sudah langsung ke mank untuk blokir saya punya ATM mandiri,” katanya dengan logat bule.

Kapolsek Cakranegara Kompol I Gusti Suarnaya mengatakan telah menindaklanjuti laporan tersebut. Setelah melakukan olah TKP mencurigai, Stephan dibuntuti pelaku sebelum kejadian. a�?Ada kemungkinan ia di buntuti pelaku, karena ia sempat ke bank dulu sebelum ke mal,a�? ungkapnya.

Suarnaya mengatakan, kini tim opsnal telah melakukan penyelidikan untuk memburu tersangka. a�?Termasuk mengambil rekaman CCTV dan meminta keterangan beberapa saksi,a�? pungkasnya.

Suarnaya juga mengimbau masyarakat agar tidak membawa barang berharga yang berlebihan apalagi dalam bentuk uang tunai. Karena hal tersebut dapat memancing tindakkan kriminal. a�?Jangan bawa barang berharga berlebihan apalagi uang tunai, jika terpaksa harus membawa uang tunai dalam jumlah besar harap lapor ke polisi, akan kita kawal gratis!a�? tandasnya. (cr- van/r8)

Related posts

Ingat, Bantuan Jangan Disalahgunakan!

Redaksi Lombok post

Pariwisata KLU Terancam!

Redaksi Lombok post

Danrem Silaturahmi dengan PHDI

Iklan Lombok Post

Leave a Comment