Lombok Post
Bima - Dompu

Kota Ultah, Warga Makan Gratis Sepuasnya

atraksi
KEBAL: Wali Kota Bima HM Qurais H Abidin naik ke atas perut salah seorang atlet silat yang tidur di atas paku.

* Kepala Dinas Jadi Tukang Bakar Ikan

KOTA BIMA a�� Hari ulang tahun (HUT) Kota Bima benar-benar menjadi ajang bersenang-senang bagi warga Kota Bima. Berbagai acara digelar pemerintah untuk menghibur warga. Bahkan, pada Senin malam (14/4), pemerintah menyiapkan makanan gratis bagi siapa saja yang hadir di acara peringatan HUT ke-13 tersebut.

Acara makan gratis itu dipusatkan di Ama Hami. Berbagai jenis makanan dihidangkan. Tidak main-main, para pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) turun tangan menjadi pelayan. Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Bima, H Syarafudin bertugas sebagai tukang bakar ikan.

a�?Benar-benar meriah kegiatan pesta rakyat ini. Kami sebagai warga juga merasa senang,a�? kata Mega Mulyati, warga Kelurahan Naa��e pada Radar Tambora (Lombok Post Group).

Dia berharap kegiatan semacam itu bisa dilaksanakan tiap tahun. Karena kegiatan itu membuat warga kota bahagia. Apalagi ada makan gratisnya. a�?Banyak pilihan makanan di yang tersedia. Kita bisa makan gratis sepuasnya,a�? kata wanita cantik berkerudung ini.

Pada kegiatan yang dipusatkan di lapangan Ama Hami tersebut, Wali Kota Bima HM Qurais H Abidin menyampaikan rasa syukurnya atas sukses rangkaian HUT Kota Bima. Mulai dari launching, hingga upacara peringatan HUT pada tanggal 10 April lalu.

a�?Kami juga berterimakasih pada tamu undangan yang hadir. Karena ini merupakan kebahagiaan bersama,a�? katanya saat menyampaikan sambutan.

Dia juga mengaku, HUT kota tahun ini sangat berbeda dibanding tahun sebelumnya. Itu karena beberapa bupati senior, kapolres senior dan dandim senior hadir. Kehadiran mereka juga memberikan arti sendiri.

a�?Jasa mereka sangat banyak dalam membangun Bima. Mereka juga sangat bersukur atas undangan yang diberikan,a�? ungkapnya.

Pantauan Radar Tambora, kegiatan di pinggir pantai tersebut sangat meriah. Stand SKPD berjejer pinggir jalan. Di stand tersebut berbagai makanan disajikan,soto, sate, bakso hingga jajanan.

Tidak hanya makanan, di beberapa stand juga terlihat menampilkan organ tunggal. Itu membuat suasana Ama Hami semakin meriah. Kemeriahan semakin terasa ketika letusan kembang api memecah suasana malam Ama Hami.

Berbagai tarian khas Bima juga dipertunjukkan. Mulai dari tari wura bongi monca hingga rawa mbojo. Tapi yang paling menyorot perhatian yaitu atraksi beladiri. Dimana para remaja ini tidak hanya menampilkan seni beladiri, juga menampilkan kekuatan fisik.

Mereka memecah bata di atas perut menggunakan martil lima kilo dan tidur di atas paku. Tidak hanya itu, mereka juga makan beling dan menyeburkan api dengan mulut. Bahkan HM Qurais diberikan kesempatan untuk naik ke atas tubuh pesilat yang terlentang di atas paku. (nk/r7)

Berita Lainnya

IKKB Papua Barat Bantu Korban Gempa

Redaksi LombokPost

Etos Kerja Harus Meningkat selama Ramadan

Pemkot Bima Lanjutkan Perbaikan Infrastruktur Sisa Banjir

Redaksi LombokPost

Miliki Sabu, IRT Diringkus

Ops Ketupat Gatarin 2018 Dimulai

Masih Ditemukan Makanan Kedaluwarsa

Penataan Ama Hami Dilanjutkan

Berkas Ketua PDIP Kota Bima Dilimpahkan ke Kejaksaan

Redaksi LombokPost

KPU Kota Bima Mulai Lipat Surat Suara