Lombok Post
Praya

LKPJ Bupati Suhaili Dinilai Molor

HM SUHAILI

PRAYA – Laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati HM Suhaili FT dan Wakil Bupati HL Normal Suzana dikritik kalangan DPRD Lombok Tengah. Mereka menganggap, LKPJ kedua pemimpin daerah ini terlambat. Bahkan menyalahi aturan hukum yang berlaku.

M Tauhid dari fraksi Gerindra mengajukan keberatan atas pelaksanaan sidang paripurna LKPJ pemerintah tersebut, kemarin. Dia menekankan, seharunya LKPJ disampaikan antara Januari, Februari atau Maret. Bukan di April. a�?Kami anggap LKPJ ini sudah molor,a�? kata Tauhid.

Untuk itu, pihaknya memberikan catatan kepada pemkab, agar tidak mengulangi kebiasaan buruk itu. Apalagi, LKPJ merupakan dokumen tertulis yang dipertanggungjawabkan pemerintah atas program kerja dan serapan anggaran pada 2014 lalu.

a�?Tolong diperhatikan aturan tentang LPKJ itu,a�? kata anggota Komisi III DPRD Loteng ini.

Menangkap pernyataan itu, anggota fraksi Demokrat Samsul Qomar mengajukan interupsi. Dia meminta sidang paripurna dilanjutkan. Urusan melanggar ketentuan hukum, akan diketahui setelah paripurna dilaksanakan dan menetapkan anggota Pansus LKPJ.

a�?Baik izinkan saya membuka sidang paripurna LKPJ ini,a�? sambung Ketua DPRD Loteng H Puaddi FT.

Dikatakan Puaddi, LPKJ bupati dan wakil bupati tidak ada yang terlambat atau molor. Sehingga, menjadi kewajiban seluruh anggota dewan memperhatikan dengan seksama laporan itu. Kemudian, menjadi bahan koreksi dan masukan positif bagi pemerintah guna perbaikan kinerja.

Sementara itu, Bupati Loteng HM Suhaili FT dalam keterangannya menekankan LKPJ yang disusun telah memenuhi prinsip transparansi dan akuntabel. Guna memberi keterangan jelas terhadap seluruh program dan capaian pembangunan tahun anggaran 2014.

Secara umum, terang Suhaili program pembangunan yang menjadi unggulan daerah telah menunjukkan hasil, perkembangan dan pertumbuhan baik. Tujuannya adalah, mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

a�?Alhamdulillah semakin terlihat dukungan berbagai pihak membantu pemerintah membangun daerah kita tercinta ini,a�? ujar orang nomor satu di Gumi Tatas Tuhu Trasna itu.

Suhaili menambahkan, ada empat program prioritas pembangunan pada tahun anggaran 2014. a�?Prioritas pembangunan itu, sejalan dengan visi misi dan tujuh komitmen kami dalam pembangunan daerah,a�? ujar Suhaili.(dss/r11)

Berita Lainnya

Tiga Kios Warga Hangus Terbakar

Redaksi LombokPost

Masih Banyak Warga Loteng Buang Air Besar Sembarangan

Redaksi LombokPost

Pemkab dan ITDC Raih Penghargaan ISTA

Redaksi LombokPost

Loteng Susun Regulasi Pendidikan Inklusi

Redaksi LombokPost

Bangun Mandalika, ITDC Pinjam Rp 3,6 Triliun ke AIIB

Redaksi LombokPost

Penjualan Songket Sukarara Anjlok

Redaksi LombokPost

Warga Merasa Bayar Angin, Bukan Air PDAM

Redaksi LombokPost

150 Pendaki Jajal Jalur Aik Berik

Redaksi LombokPost

BPK Periksa 10 Desa di Loteng

Redaksi LombokPost