Lombok Post
Headline Pendidikan

Sekolah Tak Peduli

KOSONG: Bangku yang seharusnya ditempati ML, siswa SMKN 3 Mataram terlihat kosong saat UN berlangsung di sekolah.

* Siswa Tak Bisa Ikut UN karena Ditahan

MATARAM – Siswa berinisial ML dan BD, terpaksa mengubur cita-citanya untuk menggenggam ijazah tahun ini. Pasalnya, remaja yang tercatat siswa SMKN 3 Mataram dan SMK Bina Bangsa ini tidak bisa mengikuti UN tahun ini sejak hari pertama pelaksanaan, Senin (13/4).

Ini disebabkan pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terkait seolah lepas tangan. Tak ada upaya untuk memperjuangkan agar kedua siswa yang terjerat kasus pencurian, dan sekarang meringkuk di sel tahanan Polres Lotim itu bisa mengikuti UN.

Dituding tak peduli terhadap nasib siswanya, Kepala Sekolah SMKN 3 Mataram Ummar angkat bicara. Dia mengaku, pihaknya tidak menindaklanjuti agar siswa bersangkutan bisa ikut ujian lantaran belum ada konfirmasi dari pihak keluarga.

a�?Sampai saat ini tidak ada laporan dari wali murid ML. Gimana mau dibantu, kita saja belum terima surat permohonannya (dari keluarga, Red),a�? ungkapnya.

Ummar mengakui, jika salah satu anak didiknya tersebut telah terdaftar masuk dalam Daftar Nominasi Tetap (DNT) peserta UN 2015. Namun selain UN, ML juga tidak pernah mengikuti Ujian Praktik (UP), Ujian Sekolah (US) dan Ujian Kompetensi (UK). a�?Bisa dipastikan dia gagal (tidak lulus, Red),a�? terangnya.

Sementara itu, Muhammad Tauhid, salah satu guru ML menambahkan, jika siswa jurusan teknik pengelasan (TPL) ini dalam kurun waktu tiga bulan terakhir sudah jarang masuk. Sementara dari sikap, ML di kesehariannya sangat pendiam.

a�?Sebelumnya kita juga telah memanggil kakaknya. Tempat ML tinggal di Mataram. Dari penuturan kakaknya, dia sudah lepas tangan, tidak mau peduli karena ML sudah tidak bisa diatur,a�? tuturnya.

Terpisah, Kasubag Humas Polres Mataram AKP I Komang Samia, sangat menyayangkan peristiwa ini. Menurut dia, seharusnya sekolah bersikap proaktif.

Setelah berkoordinasi dengan Kasat Tahti (Tahanan dan Barang Bukti), Komang menjelaskan jika pihak kepolisian dalam masalah ini sifatnya hanya menunggu. a�?Tidak ada pihak sekolah ataupun Dikpora yang datang ke sini (Polres Lotim, Red),a�? jelasnya.

Sejatinya, jika ada naskah UN untuk kedua tahanan tersebut, pihaknya akan menyiapkan ruang ujian. Namun hingga hari kedua pelaksanaan UN, tak ada kontak dari sekolah maupun Dikpora terkait. (cr-zen/r6)

Berita Lainnya

DBD Bisa Jadi Ancaman Serius Pengungsi

Redaksi Lombok Post

Ahyar Tidak Puas dengan Hasil CPNS

Redaksi Lombok Post

Hanya Ngebut di Depan Jokowi, Perbaikan Rumah Korban Gempa Jalan di Tempat

Redaksi Lombok Post

Nuril pun Menangis, Aksi Bela Nuril Terus Mengalir

Redaksi Lombok Post

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost