Lombok Post
Metropolis

Rp 1,8 T Dibahas Ratas Kabinet

* Dana Mandalika Resort di APBN 2016 Melalui ITDC

MATARAM – Presiden Joko Widodo langsung menggelar rapat kabinet terbatas membahas rencana penambahan penyertaan modal Rp 1,8 triliun untuk pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika Resort. Presiden menugaskan langsung Menteri BUMN Rini Soewandi, untuk mengawal penyertaan modal tersebut.

a�?Komunikasi kami hari ini dengan Menteri Pariwisata bahwa semua sudah diketok. Bapak Presiden sudah memfinalkannya dalam rapat kabinet terbatas rabu (15/4),a�? kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB HL Mohammad Faozal pada Lombok Post.

Dia mengatakan rapat kabinet terbatas digelar setelah rapat kabinet paripurna di Istana Negara, Selasa (14/4) sore. Turut serta dalam rapat selain Menteri Pariwisata Arief Yahya, juga Menteri BUMN Rini MS Soewandi, Menko Perekonomian Sofyan Jalil, dan menteri terkait lain.

Nantinya, kata Faozal, sesuai instruksi Presiden dalam rapat terbatas itu, dana penyertaan modal akan dikawal. Sesuai mekanisme pembahasan anggaran, dana penyertaan modal itu memang akan dibahas pemerintah dan disetujui dalam pembahasan anggaran dengan DPR.

Penyertaan modal akan diberikan kepada Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN yang menjadi pengelola Mandalika Resort. a�?Kami berharap ini menjadi momentum pengembangan Mandalika Resort secara berkelanjutan,a�? kata Faozal.

Dia berharap, tidak ada lagi hal yang akan merintangi ITDC untuk memulai pengembangan kawasan seluas 1.175 hektare di Lombok Tengah bagian selatan itu. Sebab, sejak lama kata Faozal, kawasan ini memang tertunda pengembangannya.

Diingatkan Faozal, penetapan Mandalika Resort sebagai Kawasan Ekonomi Khusus juga ada batasnya. Dokumen KEK yang ditetapkan Presiden melalui Peraturan Pemerintah No 52/2014 berlaku selama tiga tahun.

Saat ini pun, kata Faozal, Dewan KEK Mandalika Resort telah terbentuk, dan ditetapkan pula oleh Presiden. Dewan KEK dipimpin Gubernur TGB HM Zainul Majdi, dan Bupati Lombok Tengah sebagai Wakil Ketua. Di dalamnya juga terlibat sejumlah instansi lain. Antara lain Badan Pertanahan Nasional.

Karena itu, kata Faozal, mestinya tak ada lagi hal yang akan menjadi ganjalan untuk ITDC langsung membangun. Estimasi sementara, untuk pengembangan kawasan Mandalika Resort dibutuhkan investasi sedikitnya Rp 27 triliun. Sebanyak Rp 2,4 triliun di antaranya dihajatkan berasal dari investasi BUMN. Selebihnya dari pihak swasta. Jika telah mulai beroperasi, kawasan ini ditargetkan akan mampu mendatangkan dua juta wisatawan asing setahun. (kus/r9)

Berita Lainnya

Bukan Tidak Tahu, tapi Malas Patuh!

Redaksi LombokPost

Uang Nomor Dua, Paling Penting Lingkungan Bebas Sampah

Redaksi LombokPost

Mohan Bikin Kejutan di Mataram Jazz & World Music Festival 2018

Redaksi LombokPost

Setengah Hati Urusi Bisnis “Nakal”

Redaksi LombokPost

Bangunan Tua Itu Perlu Direnovasi

Redaksi Lombok Post

Gempa Lagi, Panik Lagi

Redaksi Lombok Post

Pintu Beasiswa Eropa Terbuka Lebar untuk Pelajar NTB

Redaksi Lombok Post

Gempa Lagi, Lombok Belum Stabil

Redaksi Lombok Post

Akhirnya, Revisi Perda RTRW Sah!

Redaksi Lombok Post