Lombok Post
Bima - Dompu

Tahanan Kasus Tanjung Bebas

ilustrasi/foto: pixabay.com

KOTA BIMA – Sembilan orang tahanan dalam kasus bentrok Kelurahan Tanjung dan Kelurahan Dara akhirnya bisa menghirup udara bebas.
Mereka adalah Dodi Arianto, Dedi Romansyah, Imam Syafrudin, Mate, Ruslin, Agus, Merdekayadi, Gaus dan Tobing.
a�Z
Sembilan warga Tanjung tersebut menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Raba Bima. Oleh majelis hakim, mereka terbukti melakukan pengerahan massa dan pembakaran pos polisi.

Plt Kepala Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Bima Untung Cahyo mengaku, sembilan tersangka kasus Tanjung, Sabtu (25/4) dibebaskan. Masa tahanan para narapidana tersebut sudah dilalui sesuai vonis PN Raba Bima.

a�?a��Sekarang mereka kita bebaskan. Mereka sudah melalui masa hukuman yang divonis PN,a��a�� ungkapnya pada Radar Tambora (Lombok Post Group), Sabtu (25/4).

Kata dia, para narapidana yang menghirup udara bebas itu divonis bervarisi. Di antaranya, ada yang tiga bulan sampai empat bulan.

a�?a��Disesuaikan dengan waktu ditahannya setiap para tersangka,a��a�� tuturnya.

Untung mengungkapkan, selama di dalam Lapas Bima para narapidana kasus Tanjung cukup kooperatif. Mereka berbaur dan akur bersama tahanan lainnya di dalam Lapas.

a�?a��Mereka juga kita bimbing untuk kreatif,a��a�� sebutnya.

Bahkan lanjut dia, mereka sudah bisa membuat pot bunga. Saat bebas, pot bunga yang mereka buat akan diberikan kepada orang yang mereka sayangi.

Pantauan Radar Tambora, sembilan tanan itu keluar dari pintu tahanan sekitar pukul 16. 40 wita. Mereka disambut isak tangis istri, anak dan keluarga mereka. (dam/r7)

Berita Lainnya

IKKB Papua Barat Bantu Korban Gempa

Redaksi LombokPost

Etos Kerja Harus Meningkat selama Ramadan

Pemkot Bima Lanjutkan Perbaikan Infrastruktur Sisa Banjir

Redaksi LombokPost

Miliki Sabu, IRT Diringkus

Ops Ketupat Gatarin 2018 Dimulai

Masih Ditemukan Makanan Kedaluwarsa

Penataan Ama Hami Dilanjutkan

Berkas Ketua PDIP Kota Bima Dilimpahkan ke Kejaksaan

Redaksi LombokPost

KPU Kota Bima Mulai Lipat Surat Suara