Lombok Post
Sportivo

Pengalaman Daygun Skuad Mengikuti Kejuaraan Menembak

SERU : Para peserta sedang membidik sasaran dalam Kejuaraan Menembak Metal Silhuette yang berlangsung di Lapangan Tembak Batalyon 742/SWY Gebang Mataram.
SERU : Para peserta sedang membidik sasaran dalam Kejuaraan Menembak Metal Silhuette yang berlangsung di Lapangan Tembak Batalyon 742/SWY Gebang Mataram.

* Baru Pertama Ikut, Daygun Merasa Punya Keluarga Baru

Kejuaraan Menembak Shiluette yang diadakan Batalyon SWY/742 bekerjasama dengan Perbakin Rinjani menyisakan banyak cerita. Nuansa kebersamaan dan kekeluargaan dari pencinta olahraga menembak maupun komunitas menembak yang tersebar di wilayah Lombok menjadi salah satu warna tersendiri.

***

ANIMO beberapa komunitas menembak yang ada di Pulau Lombok menyambut kejuaraan menembak Shiluette ternyata melebihi ekspektasi panitia. Kegiatan yang semula direncanakan dengan persiapan sederhana ini disambut baik oleh pencinta olahraga menembak yang ada di Pulau Lombok. Ratusan penembak datang berduyun-duyun dari berbagai wilayah Pulau Lombok. Misalnya saja seperti Lombok Tengah, Lombok Timur bahkan Lombok Utara.

a�?Inilah rasa sinergitas dan kekeluargaan yang memang terdapat dalam diri setiap pencinta olahraga menembak,a�? ujar Made, salah serorang panitia.

Bukan hanya dari kalangan komunitas, melainkan juga dari kalangan anggota TNI-POLRI. Mereka datang beramai-ramai memadati Lapangan Tembak Batalyon SWY/742 yang ada di Gebang. Kejuaraan yang di gagas oleh Komandan Batalyon (Danyon) Darmawan Setyadi menggunakan senapan angin kaliber 4,5 cm cal 0,177 inci. Lewat even itu diharapkan dapat memperkuat rasa solidaritas dan kebersamaan pihaknya yang selama ini telah dibangun oleh Yonif 742/SWY dengan masyarakat khususnya masyarakat pencinta olahraga menembak di NTB.

Di kelas 25 meter, juara berturut-turut diraih oleh Gusti Ngurah Putu Juni Saputra dari Cakra Shooting Club Mataram, Ratu Bagus Ketut Indaru dan Gede Wibawa dari Perbakin Rinjani Mataram.

Di kelas 33 meter, juara pertama diraih Cokorda Agung Wirayuda dari Perbakin Rinjani diikuti Gusti Ngurah Putu Juni Saputra dari Cakra Shooting Club dan Fernando dari Pagah Air Rifle Club Praya Lombok Tengah.

Sementara di kelas 41 meter Cokorda Agung Wirayuda kembali menjadi juaranya diikuti petembak asal Bali Target Shooting Club, Komang dan Krisnanto Pagah Air Rifle Club.

Menurut Danyon SWY/742 dalam sambutannya mengatakan kemenangan tidak saja menjadi prioritas utama. Namun para peserta juga harus mengutamakan kebersamaan dan menjunjung tinggi sportivitas. Menurutnya, peserta yang tergabung di even ini dianggap sebagai keluarga besar yang tergabung dalam kesatuan komunitas menembak di NTB.

Hal tersebut dirasakan betul oleh para penembak asal Lombok Utara yakni Daygun Skuad. Terbentuk di tahun 2014 lalu, koordinator komunitas yang telah diresmikan menjadi Pengcab Perbakin NTB ini mengaku baru pertama kali mengikuti kejuaraan seperti ini. a�?Terus terang ini ajang perdana kami mengikuti kejuaraan. Dengan mengikuti kejuaraan ini, kami merasa memiliki keluarga baru yakni para pencinta hobi menembak yang ada di seluruh wilayah Pulau Lombok,a�? ungkap Kusmalahadi.

Dari ajang ini, ia mengaku bukan hanya memperkuat rasa solid antar sesama anggota Daygun Skuad melainkan menjalin silaturrahmi sinergitas dengan sesama pencinta hobi menembak. Pasalnya kegiatan ini diikuti oleh beberapa komunitas menembak seperti WYAS, Cakra Shooting Club, Pagah Air Rifel Club, Perbakin Rinjani Mataram, anggota Brimob maupun TNI dan yang lainnya.

a�?Kami merasa senang bisa mengikuti kejuaraan tersebut. Kami bahkan berencana menggelar kegiatan yang serupa untuk memperingati HUT Kabupaten Lombok Utara mendatang,a�? pungkas Kus, sapaan akrabnya. (Hamdani Wathoni/Mataram/r10)

Berita Lainnya

Selangkah Lagi Timnas U-19 Ke Piala Dunia

Redaksi Lombok Post

Huswatun Cetak Sejarah, Petinju Putri Pertama RI Raih Medali Asian Games

Redaksi Lombok Post

Zohri : Saya Nggak Percaya Bisa Juara

Prancis Fantastis! Juara Dunia setelah Tumbangkan Kroasia 4-2

Banjir Hadiah Menanti Zohri

Zohri, Sprinter Pertama Indonesia yang Menjadi Juara Dunia

AS Roma Butuh Keajaiban Kedua

Redaksi LombokPost

Chilena Ronaldo Seindah Puisi

Redaksi Lombok Post

NTB Layak Jadi Tuan Rumah PON 2024

Redaksi Lombok Post