Lombok Post
Headline Pendidikan

Semoga Naskah UN Tak Bocor

KHAWATIR: Sejumlah siswa peserta UN SMP mengaku cemas dengan kejadian bocoran soal yang terjadi di UN SMA kemarin.

*Siswa SMP Harap-Harap Cemas

MATARAM – Menjelang pelaksanaan ujian nasional (UN) tingkat SMP sederajat 4-7 Mei mendatang, sejumlah murid kelas akhir mengaku cemas. Mereka khawatir kasus kebocoran soal yang merebak di tingkat SMA, bakal terjadi lagi.

Kondisi ini tentu menunjukkan siswa tidak percaya diri dalam menghadapi UN. Seharusnya dengan apa yang dipelajari selama ini, mereka mampu mengerjakan soal UN dengan mudah.

a�?Harusnya kita bisa percaya diri Kak, sehingga tidak menjadi korban oleh segelintir orang yang memanfaatkan memperoleh keuntungan,a�? ujar Natasya Aulia Larasati, siswi SMPN 10 Mataram pada Lombok Post, kemarin (27/4).

Isu kebocoran soal selalu ada, walaupun kebenarannya sangat diragukan. Biasanya, ini dilakukan oknum yang coba memanfaatkan kekhawatiran pelajar yang khawatir tidak lulus. Sehingga oknum mencari kesempatan dengan mengaku memiliki bocoran soal UN.

a�?Kekhawatiran memang selalu ada. Tapi kalau saya pribadi menganggap, kebocoran soal yang terjadi menjelang UN merupakan hal yang biasa. Yang terpenting jangan terpengaruh,a�? lanjut siswi yang disapa Aulia ini.

Hal yang sama juga diungkapkan Shafira Aisah Adhani, siswi SMPN 1 Mataram. Menurutnya, supaya dapat melaksanakan UN dengan tertib dan lancar, yang diutamakan ketenangan. Tidak perlu terburu-buru, khawatir, dan cemas.

Selain mengadakan latihan soal bersama, menjelang UN, kata dia, ia dan teman-temanya membahas 20 jenis soal yang berbeda tahun lalu. Ini dilakukan sebagi persiapan menempuh UN. Selain itu, sebagai benteng adanya bocoran jawaban.

a�?Mudah-mudahan kami dapat mengerjakan soal dengan baik, dan lulus lulus 100 persen,a�? harapnya.

Jumlah peserta UN tingkat SMP sederajat di Kota Mataram tahun 2015 mencapai 7765 peserta. Jumlah ini sudah termasuk sekolah menengah luar biasa (SMPLB), dan sekolah menengah pertama terbuka (SMPT). Tercatat ada 67 sekolah yang mengikuti. (cr-zen/r6)

Berita Lainnya

Kepala OPD Akan “Dikocok” Ulang

Redaksi LombokPost

Cegah Aksi Para Spekulan, Polisi-Pemprov Pantau Pasar

Redaksi LombokPost

KPU NTB Gelar Cerdas Cermat Pemilu bagi Pemilih Pemula

Redaksi LombokPost

Jaksa SP3 Kasus Izin Hutan Sekaroh

Redaksi LombokPost

Pengerukan Dermaga Labuhan Haji Terancam Molor

Redaksi LombokPost

Zul-Rohmi Perlu Banyak Sosialisasi

Redaksi Lombok Post

Mengejar Mimpi Jadi Daerah Industri

Redaksi Lombok Post

Spa Abal-Abal Kembali Tersenyum

Redaksi Lombok Post

Usia 16 Tahun Terlarang Menikah

Redaksi Lombok Post