Lombok Post
Praya

Akhirnyaa��Bantuan Didrop Juga

DIDATA: Sejumlah rumah yang tertimpa musibah angin puting beliung di Dusun Gerunung, Desa Ranggagata Praya Barat Daya didata dan memperoleh bantuan.

PRAYA – Wakil Bupati HL Normal Suzana langsung memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Disnakertrans untuk turun ke lokasi bencana angin puting beliung di Dusun Gerunung, Desa Ranggagata, kemarin (5/5). Mereka membawa bantuan sosial kepada korban.

a�?Saya sekarang berada di lokasi bencana puting beliung dan membawa bantuan,a�? kata Wabup pada Lombok Post melalui sambungan telepon.

Bantuan yang diberikan berupa sembako, pakaian, tenda dan perlengkapan tidur. Sementara korban yang rumahnya rusak berat, ia memerintahkan BPBD menyiapkan kebutuhan bahan bangunan guna dilakukan rehab total.

a�?Dari sisi waktu, memang bisa dikatakan bantuan ini terlambat kita berikan. Itu karena kita membutuhkan koordinasi dan komunikasi,a�? kata orang nomor dua di Loteng ini.

Untuk urusan teknis bantuan bangunan rumah, pihaknya telah memerintahkan BPBD agar berkoordinasi dengan pemerintah desa. Dengan harapan, bantuan disesuaikan dengan kondisi fisik rumah masing-masing korban. Dia pun meminta korban bencana angin puting beliung tetap tabah dan sabar.

a�?Alhamdulillah, rombongan Bank NTB juga ikut turun bersama saya. Mereka memberikan bantuan uang kepada korban,a�? beber Wabup.

Sementara itu, Kepala Disnakertrans HM Nazili mengaku telah mendata jumlah rumah korban puting beliung. Khususnya jumlah kepala keluarga (KK) dan tanggungan keluarga. Tujuannya, untuk menyesuaikan bantuan sembako dan kebutuhan hidup sehari-hari korban.

a�?Kalau urusan rehab bangunan rumah itu menjadi tanggung jawab BPBD. Kami hanya mengurusi kebutuhan hidup mereka. Insya Allah cukup,a�? ujarnya.

Dikatakannya, tanggap darurat bencana alam diberi waktu sampai empat hari. Sementara, puting beliung terjadi Sabtu, kemarin. Petugas turun Selasa, guna melakukan pendataan. Kemudian bantuan didrop bersama rombongan Wabup Rabu, kemarin (5/5).

a�?Jadi, Insya Allah kita tetap berprinsip tanggap darurat itu dilaksanakan sesuai ketentuan yang ada,a�? kata Nazili.

Sekdes Ranggagata Ismulyadi berterima kasih atas bantuan kepada warganya. Kendati bagi dia bantuan itu sedikit terlambat, namun dapat meringankan beban korban bencana. Dia juga memberi apresiasi kepada PLN Cabang Praya yang lebih dahulu turun.

Agar bantuan itu tetap sasaran, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kadus setempat. Dengan cara, mengumpulkan 15 KK yang tertimpa musibah. Khususnya keluarga Burhanudin dan Suhadah yang kondisi rumahnya rusak berat dan sedang. Soal ada warganya yang sudah memperbaiki sendiri rumahnya, Ismulyadi tetap berharap bantuan digelontorkan kepada mereka. (dss/r11)

Berita Lainnya

Tiga Kios Warga Hangus Terbakar

Redaksi LombokPost

Masih Banyak Warga Loteng Buang Air Besar Sembarangan

Redaksi LombokPost

Pemkab dan ITDC Raih Penghargaan ISTA

Redaksi LombokPost

Loteng Susun Regulasi Pendidikan Inklusi

Redaksi LombokPost

Bangun Mandalika, ITDC Pinjam Rp 3,6 Triliun ke AIIB

Redaksi LombokPost

Penjualan Songket Sukarara Anjlok

Redaksi LombokPost

Warga Merasa Bayar Angin, Bukan Air PDAM

Redaksi LombokPost

150 Pendaki Jajal Jalur Aik Berik

Redaksi LombokPost

BPK Periksa 10 Desa di Loteng

Redaksi LombokPost