Lombok Post
Selong

Jalan Utama Tambal Sulam, Pemerintah Berdalih Dana Minim

ALAKADAR: Salah satu jalan yang menghubungkan Rakam dan Pancor yang hanya ditambal sulam.

* Potret Infrastruktur Jalan di Jantung Kota Selong

Sebagai ibu kota kabupaten, Selong tak lepas dari keadaan jalan rusak. Jalan-jalan utama pun hanya ditambal sulam seadanya saja.

***

MENYUSURI Jalan Pejanggik dari arah Rakam menuju Pancor serasa begitu menyiksa. Motor dan mobil terlihat berjalan begitu pelan. Wajar saja, banyak lubang di sana sini. Tambalan yang dibuat juga tak membantu, justru semakin membuat jalan menjadi bergelombang. a�?Seharusnya ini dihotmix ulang,a�? ketus Sukma, salah seorang warga yang selalu menggunakan ruas jalan tersebut.

Jalan itu memang jalur padat. Memasuki wilayah pancor berjajar toko-toko sebagai simbol pusat perekonomian masyarakat. Namun sudah lama jalan itu tak diperbaiki total. Mungkin karena bukan jalan yang benar-benar utama, makanya harus menunggu.

Namun ternyata tidak demikian. Di Jalan Prof M Yamin yang notabene jalan utama kondisi serupa juga dialami para pengendara. Ada tambalan di mana-mana, ada lubang dimana-mana. Padahal jalur itu melintasi sejumlah wilayah penting. Bahkan kantor bupati juga harus melalui jalan yang satu ini. kerusakan terjadi terus hingga ke Jalan KH Ahmad Dahlan.

Praktis hanya Jalan TGH Zainuddin Abdul Majid saja yang terbilang oke. Jalan ini begitu mulus hingga ke ujung Labuhan Haji sana. Masyarakat berharap seluruh jalan utama dan jalan penghubung di pusat kota bisa seperti jalan yang satu ini.

Soal jalan, Dinas PU Lotim punya jawabannya sendiri. Anggaran yang terbatas. Itu menjadi jawaban wajib yang akan diberikan jika pertanyaan kapan jalan diperbaiki dilontarkan. Namun instansi satu ini tentu menolak jika dikatakan angkat tangan. Mereka terus berupaya mendapat dana dari berbagai sumber. A�Secara bertahap jalan-jalan di Lotim akan diperbaiki. a�?Bukan hanya Selong, tapi seluruh Lotim jadi perhatian kita, tapi bertahap,a�? kata Marhaban, Kadis PU Lotim.

Ia meminta warga sabar menunggu. Karena pemerintah tak akan tinggal diam dengan kondisi saat ini. Pemerintah pasti berbuat, itulah janji yang diungkapkan pria berkumis itu. Semoga saja. (Wahyu Prihadi/Selong)

Berita Lainnya

Menange Rambang Butuh Sentuhan

Redaksi LombokPost

SECO Tempat Khusus Minum Kopi, Bukan Memburu Wifi

Redaksi LombokPost

Kuota Haji Lotim 2019 Bertambah

Redaksi LombokPost

RT BERIMAN Jadi Kampung Tertib Lalu Lintas

Redaksi LombokPost

P3K Harapan Terakhir Honorer

Redaksi LombokPost

SDM Pelaku Usaha Wisata Masih Rendah

Redaksi LombokPost

Partai Jangan Pasang APK Sembarangan!

Redaksi LombokPost

267 CPNS Lotim Lolos SKB

Redaksi LombokPost

Bencana Tiba, TSBD Tak Bergigi

Redaksi LombokPost