Lombok Post
Metropolis

Naik Moge, Tujuh Srikandi Promosikan NTB

Maureen Wenas

*Event Indonesian Women Bike Week

MATARAM – Sebanyak tujuh lady bikers diagendakan mengeksplorasi keindahan budaya Suku Sasak di Lombok untuk kemudian dipromosikan. Ajang promosi pariwisata ini menjadi bagian dari event Indonesia Women Bike Week, yang digelar Women on Wheels Indonesia (WOWI).

a�?Event ini akan singgah di sejumlah kota, sebagai kampanye menyelamatkan budaya yang sudah nyaris punah,a�? kata Ketua Panitia event ini, Maureen Wenas pada wartawan, kemarin (6/5).

Tujuh srikandi ini akan mengendarai motor gede (moge) dari Jakarta, lalu akan menempuh perjalanan sejauh 1.500 kilometer ke Lombok. a�?Mereka akan finis di Sade, desa adat di Lombok,a�? katanya.

Misi event ini kata Maureen adalah menyelamatkan budaya Indonesia yang kini terancam punah. Di Lombok mereka hendak mengenalkan bagaimana kearifan budaya adat Suku Sasak di Sade bisa menjadi salah satu awiq-awiq yang menjamin dan menopang keharmonisan hubungan antar sesama.

Menurut Maureen, rombongan akan berangkat dari Jakarta hari ini dan akan tiba di Lombok pada 13 Mei 2015. Diperkirakan, event ini akan mengikutsertakan para penggila motor gede hingga 100 orang. Namun, sebanyak 40 persen di antaranya adalah para perempuan.

a�?Ini kegiatan pertama di Indonesia,a�? kata Maureen. Event ini juga rencananya akan melibatkan para penggila motor gede perempuan dari sejumlah negara. Turut serta dalam perjalanan adalah awak media televisi nasional. Sementara WOWI yang merupakan afiliasi organisasi serupa di Amerika Serikat, akan mempromosikan event ini di Negeri Paman Sam.

Selama di Lombok, para penggila moge juga akan mengunjungi Desa Wakan diJerowaru, Lombok Timur. Di sana, mereka juga akan memberikan bantuan sosial. Termasuk memberikan penghargaan pada para tokoh perempuan inspiratif dari NTB.

Sementara di Mataram pada 15 Mei 2015, akan digelar event rooling thunder yang akan melepas rombongan penggila motor keliling Pulau Lombok. Event ini juga sebagai bagian dari kampanye safety riding oleh Polda NTB. (kus/r9)

Berita Lainnya

Tolong, Jangan Masuk Angin!

Redaksi LombokPost

Volume Monumen Tak Sesuai Kontrak, Rekanan Didenda Rp 1,2 Juta Perhari

Redaksi LombokPost

Baginya, yang Penting Jangan Mengemis!

Redaksi LombokPost

Ibu Kota kok Kotor?

Redaksi LombokPost

Pemkot Optimis Semua Formasi Terisi

Redaksi LombokPost

Lahan Belum Beres, Pemkot Usulkan Rusunawa Nelayan

Redaksi LombokPost

Bukan Gertak Sambal! Ormas Ancam Turun Tertibkan Tempat Maksiat

Redaksi LombokPost

Lima Spa Abal-Abal Ditertibkan

Redaksi Lombok Post

Bunuh Diri kok Hobi

Redaksi Lombok Post