Lombok Post
Bima - Dompu Headline

AIDS Renggut Sembilan Nyawa

234529_876527_Aids.jpnn

KOTA BIMA – Acquired Immune Deficiency Syndrome atau AIDS masih menjadi momok yang sangat mengerikan. Penyakit yang menurunkan kekebalan tubuh ini menelan korban di Kota Bima.

Dinas Kesehatan Kota Bima mencatat, kasus AIDS hingga meninggal dunia, sejak 2004 lalu. Seperti diungkapkan Anggota Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kota Bima Ilham SKm dalam rapat kerja Komisi dan Sekretariat Daerah Pengelola Zoonosis, pekan lalu.

“Tercatat sudah sembilan warga yang meninggal akibat AIDS,a�? jelasnya.

Tahun 2009 ada 2 orang mengidap AIDS stadium 4. Sementara di tahun 2010 ada 1 orang mengidap AIDS dan 2 orang mengidap Human Immunodeficiency Virus (HIV). Dari jumlah itu, satu orang yang mengidap AIDS dan meninggal dunia.

Lalu tahun 2011, ada 4 orang mengidap AIDS dan 1 orang mengidap HIV. 4 orang yang mengidap AIDS meninggal. Tahun 2012 lanjutnya, pengidap HIV dan AIDS meningkat. 5 HIV dan 5 AIDS, Empat di antara pengidap AIDS dinyatakan meninggal.

Kemudian tahun 2013 mengalami penurunan. Hanya ditemukan 3 orang yang mengidap HIV. Sedangkan pengidap AIDS tidak ada yang terdata atau melapor diri. Sedangkan tahun 2014, ada dua orang. Kondisi mereka masih sehat, karena terus konsumsi obat.

a�?Untuk tahun ini belum didata,a�? beber pegawai Dikes Kota Bima ini.

Kendati sudah ada korban akibat virus tersebut diakui, sosialisasi kepada masyarakat kurang maksimal. Sejauh ini baru 10 kelurahan yang telah dilakukan sosialisasi. Karena anggaran terbatas.

Meski demikian, pihaknya berharap pada masyarakat Kota Bima yang merasa curiga telah terjangkit virus mematikan tersebut, tidak segan-segan melapor. Untuk mengurangi risiko kematian.

a�?Kami menjamin kerahasian data diri setiap warga yang melapor dan mau berobat,a�? katanya.

Asisten I Setda Kota Bima Drs M Farid MSi meminta setiap (SKPD) yang masuk dalam kepengurusan komisi, untuk mengusulkan anggaran sosialisasi HIV dan AIDS. Untuk memberi pencerahan kepada masyarakat dan meminimalisasi jatuhnya korban akibat virus berbahaya tersebut.

a�?Ini tugas kita bersama dalam mengendalikan HIV dan AIDS,a�? pungkasnya. (nk/r9)

Berita Lainnya

Spa Abal-Abal Kembali Tersenyum

Redaksi Lombok Post

Usia 16 Tahun Terlarang Menikah

Redaksi Lombok Post

330 Tukang RISHA Minggat, Rumah Korban Gempa Baru Jadi 85 Unit

Redaksi Lombok Post

Masih Banyak Warga Loteng Buang Air Besar Sembarangan

Redaksi LombokPost

Pemkab dan ITDC Raih Penghargaan ISTA

Redaksi LombokPost

Ahli: Penangkapan Muhir Bukan OTT

Redaksi LombokPost

Pola Prabowo-Sandi dan Jokowi-Ma’ruf Serupa

Redaksi LombokPost

Kades Jangan Alergi Diperiksa!

Redaksi LombokPost

Surya Paloh Road Show ke Lombok

Redaksi LombokPost