Lombok Post
Sportivo

Guardiola Mulai Diragukan

OK-PEP2

BERLIN – Kelayakan Pep Guardiola melatih Bayern Munchen mulai diragukan banyak pihak. Itu disebabkan lima kekalahan beruntun yang dialami Munchen dalam enam laga terakhir di berbagai kompetisi. Kursinya kembali digoyang isu pemecatan.

Kekalahan kelima dialami dari Freiburg di pentas Bundesliga akhir pekan lalu. Sebelumnya, Bayern sudah menelan kekalahan dari Barcelona pada leg pertama Liga Champions. Thomas Muller dan kawan-kawan juga dikalahkan Borussia Dortmund di pentas DFB Pokal, serta kalah dari Bayer Leverkusen dan Augsburg di Bundesliga.

Akibat kekalahan itu, Pep kembali dibandingkan dengan pendahulunya, Jupp Heynckes yang dua musim sebelumnya sukses membawa Munchen meraih treble untuk pertama kalinya. Berbeda dengan Heynckes yang mempersembahkan treble, Guardiola hanya mempersembahkan dua trofi Bundesliga dan satu DFB Pokal dalam kurun dua tahun kepemimpinannya.

Pep memang mempersembahkan dua trofi lain, yakni Piala Super Eropa dan Piala Dunia antar Klub. Tapi itu bukanlah trofi yang bergengsi. Tak pelak, prestasinya itu mengundang keraguan sejumlah pihak. Pep dianggap tak pantas membesut Bayern. Isu pemecatan bahkan mulai muncul.

Namun Ketua Dewan Ekesekutif Bayern, Karl-Heinz Rummenigge membantah jika manajemen mulai meragukan Pep. Sebaliknya, hingga sejauh ini manajemen dapat memahami trend negatif Bayern dan tidak sepenuhnya menyalahkan eks pelatih Barcelona itu. Rummenigge menilai trend negatif timnya tak lepas dari absennya sejumlah pilar akibat cedera.

“Semua orang senang kepada Pep. Trend negatif ini bukan kesalahannya, lagipula, kami tidak bisa memainkan David Alaba, Franck Ribery, Arjen Robben dan banyak lagi yang daya lupakan karena mengalami,” ujar Rummenigge dalam wawancara dengan Suddeutsche Zeitung.

Guardiola punya alasan lain menyikapi trend negatif timnya. Menurutnya, sejak memenangkan Bundesliga, beberapa pekan sebelumnya, timnya seolah kehilangan semangat untuk meraih kemenangan di sisa laga.
“Freiburg lebih menginginkan kemenangan dan lebih bersemangat meraih itu. Segalanya memang jadi tidak mudah bagi kami sejak memenangkan Bundeiga. Tapi kami masih punya satu laga sisa sebelum musim berakhir,” kata Guardiola. (ish/r10)

Berita Lainnya

Selangkah Lagi Timnas U-19 Ke Piala Dunia

Redaksi Lombok Post

Huswatun Cetak Sejarah, Petinju Putri Pertama RI Raih Medali Asian Games

Redaksi Lombok Post

Zohri : Saya Nggak Percaya Bisa Juara

Prancis Fantastis! Juara Dunia setelah Tumbangkan Kroasia 4-2

Banjir Hadiah Menanti Zohri

Zohri, Sprinter Pertama Indonesia yang Menjadi Juara Dunia

AS Roma Butuh Keajaiban Kedua

Redaksi LombokPost

Chilena Ronaldo Seindah Puisi

Redaksi Lombok Post

NTB Layak Jadi Tuan Rumah PON 2024

Redaksi Lombok Post