Lombok Post
Selong

Jelang Harkitnas, NTB Kondusif

SERIUS: Suasana dialog publik yang digelar LP2SM Sabtu lalu.

SELONG – Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di NTB menjelang peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 20 Mei kondusif. Tidak adanya gejala pergolakan ini patut disyukuri semua pihak termasuk warga NTB secara keseluruhan.

a�?Kita harus jaga terus supaya daerah kita ini tetap aman dan damai,a�? ungkap Kabid Pengkajian Masalah Strategis dan Penanganan Konflik Bakesbangpoldagri NTB Sofyan Abdullah.

Hal itu disampaikan saat menjadi pemateri pada dialog publik yang digelar Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Swadaya Masyarakat (LP2SM) NTB Sabtu lalu. Di hadapan seratus lebih peserta, ia mengajak seluruh generasi muda bangkit dan bahu membahu menyumbang pemikiran dan perbuatan nyata untuk daerahnya.

Hal ini mengacu pada apa yang telah dilakukan para pendahulu di masa perjuangan kemerdekaan dan awal pembangunan. a�?Dulu mereka berkorban nyawa, sekarang kita lanjutkan dengan aksi nyata,a�? katanya mengajak.

Menurut Sofyan, di 2040 mendatang Indonesia akan menghadapi tangisan masyarakat yang serba kesusahan. Untuk itu diperlukan pembenahan di berbagai bidang sejak kini. Dengan pemuda yang tangguh, diyakini mampu menangkal pihak asing yang hendak merongrong kedaulatan bangsa menggunakan jebakan ekonomi.

Mereka juga datang dengan membawa perubahan pada nilai budaya yang selama ini dianut suatu bangsa. a�?Makanya kita harus siap menghadapinya, tapi tidak serta merta dengan fisik, melainkan otak dan mental positif,a�? jelasnya.

Ia berpesan agar selalu menggunakan akal sehat dan hati nurani dalam setiap gerakan. Itu supaya gerakannya tak membawa dampak terjadinya aksi anarkis.

Wakil Ketua KNPI NTB Vikan Madrid juga memberikan dukungannya kepada para generasi muda. Di tangan anak-anak muda yang kreatif dan penuh inovasilah masa depan Lombok Timur, NTB, dan Indonesia ditentukan. a�?Anak-anak muda harus bisa memandang jauh ke depan,a�? katanya.

Ia mengajak meninggalkan cara-cara lama dengan pola kekerasan. Perjuangan mendatang katanya lebih pada perang idealisme, semangat kerja, dan aksi nyata. a�?Jangan mau kalah sama orang lain dalam hal positif,a�? pesannya. (yuk/*/r11)

Berita Lainnya

Menange Rambang Butuh Sentuhan

Redaksi LombokPost

SECO Tempat Khusus Minum Kopi, Bukan Memburu Wifi

Redaksi LombokPost

Kuota Haji Lotim 2019 Bertambah

Redaksi LombokPost

RT BERIMAN Jadi Kampung Tertib Lalu Lintas

Redaksi LombokPost

P3K Harapan Terakhir Honorer

Redaksi LombokPost

SDM Pelaku Usaha Wisata Masih Rendah

Redaksi LombokPost

Partai Jangan Pasang APK Sembarangan!

Redaksi LombokPost

267 CPNS Lotim Lolos SKB

Redaksi LombokPost

Bencana Tiba, TSBD Tak Bergigi

Redaksi LombokPost