Lombok Post
Sportivo

Lorenzo Tetap Raja Le Mans

JPNN.173133_287525_Jorge_Lorenzo

* Lorenzo Tetap Raja Le Mans

LE MANS – Jorge Lorenzo sukses melenggang ke podium tertinggi untuk kedua kalinya secara beruntun di MotoGP Prancis kemarin (17/5). Kemenangan tersebut sekaligus mengukuhkan status yang disandangnya sebagai rajanya Sirkuit Le Mans. Menggebrak lomba dengan start sempurna, bintang Movistar Yamaha itu tak tersentuh hingga bendera finis dikibarkan.

“Ya, aku melakukan start bagus dan langsung melewati (Andrea) Dovizioso di chicane (tikungan beruntun ke kanan lalu ke kiri) pertama. Dan aku berhasil mengamankan posisi terdepan,” tutur rider 28 tahun tersebut usai balapan.

Lorenzo langsung menggeber YZR-M1 tunggangannya dengan agresif begitu lampu hijau menyala. Saking agresifnya, motornya sempat bersenggolan dengan Andrea Iannone (Ducati).

Le Mans memang begitu familiar dengan rider-rider Spanyol. Dari catatan statistik sejak diperkenalkannya era empat tak pada 2002 dua rider tersukses di trek legendaris Prancis tersebut adalah Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa (Repsol Honda).

Podium tertinggi di MotoGP Prancis kemarin adalah kemenangan kelima Lorenzo di Le Mans. Empat di antaranya di kelas MotoGP dan sekali di kelas 250cc. Raihan poin sempurna (25 poin) mendongkrak Lorenzo ke posisi kedua klasemen sementara menggeser Andrea Dovizioso (Ducati).

Kini jarak Lorenzo dengan pemuncak klasemen Valentino Rossi semakin dekat. Duo bintang Yamaha itu hanya terpaut 15 poin. Di seri berikutnya, Mugello bisa jadi bakal terjadi perebutan tempat teratas klasemen antara Lorenzo dan Rossi.

Finis runner-up di Le Mans kemarin membuat posisi Rossi belum tergoyahkan sebagai pemuncak klasemen. MotoGP Prancis menjadi finis 1-2 Yamaha pertama musim ini atau sejak MotoGP Australia Oktober tahun lalu.

Rossi yang memulai balapan dari posisi ketujuh membuat perubahan signifikan pada setingan motornya. Menggunakan kombinasi ban soft depan dan belakang, sebuah setingan yang tidak familiar dengan karakter balap rider 36 tahun tersebut. Namun, setingan tersebut berhasil.

Pada bagian awal lomba, pembalap berjuluk The Doctor itu menghabiskan banyak waktunya di belakang juara bertahan Marc Marquez di posisi kelima. Begitu mendapatkan feel yang pas pada motornya dan suhu ban mulai panas, juara dunia sembilan kali itu langsung menyalip Marquez di lap ketiga.

Tak lama kemudian giliran duo Ducati, Iannone dan Dovizioso menjadi korban. Jarak 1,8 detik dari pimpinan Lomba terlampau jauh untuk dikejar. “Sebenarnya aku terus berusaha mem-push motorku. Tapi, hari ini (kemarin, Red) Jorge terlalu cepat. Meski begitu 20 poin sudah bagus untuk mempertahankan posisiku dalam merebut juara dunia,” seru Rossi yang finis sembilan detik di depan Dovizioso.

Perebutan podium yang relatif adem ayem nyaris membuat balapan di Le Mans kemarin berakhir menjemukan. Beruntung Marquez yang mulai menemukan cengkeraman kuat pada ban melakukan attack kepada Iannone dan Bradley Smith (Yamaha Tech3) untuk memperebutkan tempat keempat.

Tantangan Marquez itu mendapat perlawanan sengit dari Iannone. Bekas rival di kelas Moto2 tersebut berkali-kali terlibat salip-menyalip yang membuat penonton sejenak menahan napas. Meski akhirnya kalah, Iannone tak diragukan lagi telah memberikan perlawanan sengit kepada sang juara dunia.

Pertarungan keduanya benar-benar menghidupkan balapan di Le Mans. Padahal, baik Marquez dan Iannone sama-sama masih berkutat dengan cedera masing-masing. (cak/ham/r10)

Berita Lainnya

Selangkah Lagi Timnas U-19 Ke Piala Dunia

Redaksi Lombok Post

Huswatun Cetak Sejarah, Petinju Putri Pertama RI Raih Medali Asian Games

Redaksi Lombok Post

Zohri : Saya Nggak Percaya Bisa Juara

Prancis Fantastis! Juara Dunia setelah Tumbangkan Kroasia 4-2

Banjir Hadiah Menanti Zohri

Zohri, Sprinter Pertama Indonesia yang Menjadi Juara Dunia

AS Roma Butuh Keajaiban Kedua

Redaksi LombokPost

Chilena Ronaldo Seindah Puisi

Redaksi Lombok Post

NTB Layak Jadi Tuan Rumah PON 2024

Redaksi Lombok Post