Lombok Post
Ekonomi Bisnis

Rumah Subsidi Minim Sosialisasi

ilustrasi Rumah bersubsidi

MATARAM – Pencanangan rumah subsidi bagi masyarakat yang berpenghasilan kurang dari Rp 4 juta disambut baik masyarakat yang belum memiliki rumah. Sayangnya, program ini dinilai tidak tersosialisasi dengan baik.

a�?Kita tidak tahu dimana rumah bersubsidi itu dibangun. Persyaratannya juga tidak tersosialisasi dengan baik,a�? kata Amelia, seorang PNS di Mataram, pada Lombok Post.

Dia menilai, tidak banyak masyarakat yang paham mengenai cara mendapatkan rumah bersubsidi. Karena itu, seharusnya informasi mengenai program rumah murah ini disosialisasikan sejak awal. Sehingga, masyarakat menjadi paham bagaimana memperoleh rumah tersebut.

Rahmadi, salah satu pegawai bank swasta di Mataram mengaku kesulitan mengakses informasi mengenai program ini. Pihak bank sendiri yang sempat ditanya hanya menjelaskan gambaran program ini secara luas. Padahal ia ingin mengetahui lebih detail, hingga angsuran yang harus dibayarkan konsumen per bulan. a�?Banyak yang menawarkan rumah subsidi tapi uang mukanya hampir sama dengan rumah komersial,a�? jelasnya.

Minimnya sosialisasi rumah subsidi ini dibenarkan Ketua DPD REI NTB H Miftahuddin Makruf. Ini dikarenakan pihaknya masih menunggu regulasi yang pasti dari pemerintah pusat.

a�?Apalagi mengenai persyaratan cara konsumen mendapatkan rumah subsidi ini, masih minim sekali,a�? ujarnya. (nur/r4)

Berita Lainnya

BPJS TK NTB Gelar Pasar Murah 2.046 Paket Sembako

Redaksi Lombok Post

BPJSTK NTB Lindungi 25.545 Pekerja Migran Indonesia

Redaksi Lombok Post

BCA Salurkan CSR Untuk Korban Gempa Lombok

Redaksi Lombok Post

ILBB-Ancora Foundation Bantu Korban Gempa Lombok

Redaksi Lombok Post

Bank Mandiri-Hiswana Migas-Pertamina Jalin Kerjasama

Redaksi Lombok Post

Soft Opening Jannah Tour and Travel Meriah

Redaksi LombokPost

Masyarakat Didorong Gunakan Produk Lokal

Redaksi LombokPost

FWD Life Resmi Hadir di Lombok

Redaksi Lombok Post

Golden Palace Hotel Dikunjungi Wakil Duta Besar Australia

Redaksi Lombok Post