Lombok Post
Giri Menang

Warga Hentikan Pembangunan Vila

HENTIKAN: Warga menghentikan pembangunan Vila milik bule asal Australia, Tery di Dusun Kerandangan, Desa Senggigi, Batulayar, Lobar, Jumat lalu.

GIRI MENANG – Pembangunan Vila di Dusun Kerandangan, Desa Senggigi, Kecamatan Batulayar, Lombok Barat (Lobar) mendapat penolakan dari warga setempat. Jumat lalu, puluhan warga menghentikan aktivitas pembangunan vila milik warga Australia, Teri.

Aksi yang digawangi Ketua RT 6 Dusun Kerandangan berlangsung sejak pukul 09.00 Wita. Mereka mendatangi lokasi pembangunan dan meminta para pekerja berhenti.

Selain itu, mereka juga melakukan aksi pemblokiran jalan. Mereka menghadang jalan raya mengguna dump truk warna kuning.

a�?Pembangunan ini belum adaa�Z izin dari dusun dan RT,a�? kata Gaton usai aksi bersama puluhan pemuda.

Gaton mengaku, pihaknya mendatangi pemborongan bangunan vila dan meminta agar dihentikan. Sebab, dampak dari pembagunan ini sudah dirasakan warga, seperti banjir.

a�?Vila ini tidak buat saluran. Kalau hujan, air meluap ke rumah warga. Kami juga meminta pemilik vila melebarkan jalan,a�? beber dia.

Disamping menyampaikan tuntutan, warga juga menyoroti izin bangunan. Menurut Gaton, bangunan vila ini diduga belum mengantongi izin lengkap. Mengingat, rekomendasi dari dusun sama sekali belum keluar. a�?Kita kroscek izinnya, kontraktor ngakunya ndak tahu,a�? ujarnya.

Vila yang akan dibangun berada di atas lokasi seluas 30 are. Rencana bule australia bakal membangum lima unit vila. Namun, proses pembangunan baru selesai dua unit.

Tokoh pemuda, Ramlin menegaskan, pembagunan vila ini tanpa ada koordinasi dengan warga maupun aparat setempat. Selain itu, pemiliknya tidak memperhatikan sarana umum seperti drainase dan jalan. a�?Tidak adaa�Z pamitan sama warga di sini. Untuk itu, kami stop dulu sementara,a�? katanya.
Sementara, pengembang Vila Dede Suyono mengatakan, semua tuntutan warga akan dikomunikasikan dengan ownernya. Ia sendiri belum bisa memberikan garansi terhadap tuntutan warga. a�?Saya akan sampaikan semuanya ke Pak Teri,a�? katanya.

Disinggung mengenai izin, Dede mengaku tidak banyak tahu. Ia menjelaskan, sebelum memulai pengerjaan, dirinya sempat menanyakan kepada pemilik vila perihal izin. a�?Saya belum tahu izinnya. Saya sempat minta IMB dan Amdal. Hingga saat ini belum dikasih,a�? tandasnya. (jlo/r12)

Berita Lainnya

Perawatan Jalan Memang Tak Maksimal

Redaksi LombokPost

Dekat PLTU, Jalur ke Jeranjang Malah Gelap Gulita

Redaksi LombokPost

Tekan Kemiskinan, Eksekutif dan Legislatif Harus Bersinergi

Redaksi LombokPost

Calon PNS Siapkan Diri, Tes SKB Digelar Sehari

Redaksi LombokPost

Jaspel Puskesmas Gunungsari Tersumbat

Redaksi LombokPost

Hotel di Senggigi Mulai Bangkit

Redaksi LombokPost

Empat Bulan Tersiksa di Pengungsian

Redaksi LombokPost

Giliran Warga Langko Gedor Kantor Desa

Redaksi LombokPost

Dengan Kartu Nikah Administrasi Lebih Mudah, Benarkah?

Redaksi LombokPost