Lombok Post
Kriminal

Babak Belur di Selagalas

curanmor

* Residivis Curanmor 12 TKP Tertangkap

MATARAM – Sepandai pandainya tupai melompat akhirnya jatuh juga. Pribahasa tersebut rasanya sangat pas untuk tersangka curanmor, Frangky Ardiyanto. Pria asal Obel Obel, Lombok Timur yang kerap berganti nama tersebut ditangkap Polsek Cakranegara.

Penangkapan berawal ketika Gede Ari, salah seorang korban Frangky memergokinya akan melancarkan aksinya di sebuah bengkel di wilayah Selagalas. Ari yang seorang Satpam di Bank Mandiri rupanya masih sangat mengingat wajah tersangka. Kemudian Ari yang sudah lama memendam kekesalannya, langsung mendatangi tersangka.

a�?Saya kebetulan lewat tadi (kemarin), terus saya liat nangkring di bengkel deket RSJ itu, langsung sih saya datangin,a�? ujarnya.

Saat itu sempat terjadi cek-cok antara Ari dengan pria yang sudah berkali-kali meringkuk di balik jeruji besi tersebut. Mendengar cek-cok itu, masyarakat pun berkumpul. Menyadari masyarakat sudah semakin banyak, Ari langsung menjelaskan kepada warga kejadian yang sebenarnya.

Mendengar penjelasan Ari, warga langsung menghakimi Frangky di tempat hingga babak belur. Beruntung bagi Frangky, polisi tiba setelah menerima laporan dari Ari. Ia pun terselamatkan dari amukan massa.

Ari mengaku sangat mengingat wajah tersangka. Ia tidak akan melupakan Frangky setelah motor Kawasaki KLX-nya dibawa kabur sekitar sebulan lalu. Saat itu, tersangka berpura-pura meminjam motor Ari.

Ari saat itu percaya saja meskipun baru mengenalnya sehari sebelum kejadian. a�?Ya percaya aja, soalnya dia ninggalin motor Mio Soulnya. Tapi berhari-hari nggak balik-balik dia,a�? imbuhnya.

Setidaknya, dua belas TKP di akui pria berdarah Lumajang tersebut pernah ia jajal. Tidak hanya itu, ia juga berhasil memperdayai hampir semua korbannya dengan modus tidak jauh berbeda.

Lanang, salah satu korban mengaku kehilangan motor Honda Smash miliknya. Tersangka meninggalkan pacarnya sebagai jaminan. Dia akan kembali setelah meminjam motor korban.

Namun malang bagi wanita tersebut, ia ditinggalkan setelah sehari sebelumnya sempat menginap dengan tersangka di salah satu kamar hotel milik Lanang. Polisi pun sempat mencurigai wanita tersebut sebagai salah satu komplotan Frangky. Namun setelah diselidiki lebih dalam, ternyata wanita tersebut hanya korban bualan Frangky.

a�?Dia bilangnya mau ke ATM, karena dia tinggalin pacarnya di hotel saya. Makanya saya percaya. Tapi ternyata pacarnya ditinggal, motor saya dibawa kabur,a�? ungkapnya.

Senasib dengan Ari dan Lanang, satu per satu korban kejahatan Frangky pun muncul di Polsek Cakranegara. Bahkan ada salah seorang nenek yang mengaku kecurian dua kali oleh Frangky. a�?Yang pertama dulu punya cucu saya Kawasaki Ninja udah ilang. Sekarang lagi Mio Soul saya yang diambil,a�? kata nenek tersebut.

Polisi menduga, tersangka hidup dengan cara berpindah pindah tempat (nomaden) untuk menyulitkan polisi menemukan jejaknya. Hal ini terbukti dari di temukannya alat mandi dan baju ganti di dalam tasnya.

Ia pun kerap berhutang di warung tanpa membayar makanan yang dimakan. a�?Ini tinggalnya nomaden, soalnya banyak alat mandi sama baju ganti di tasnya,a�? ungkap Kapolsek Cakranegara Kompol I Gusti Suarnaya.

Kini kasus tersebut masih dalam pengembangan pihak kepolisian Polsek Cakranegara. Menurut pengakuan tersangka, ia juga menyimpan sejumlah barang hasil curian di rumah istrinya di Bayan, Kabupaten Lombok Utara.

Ia pun kembali digiring ke Bayan guna melengkapi barang bukti yang dikatakan tersangka. Sampai berita ini ditulis, tersangka masih berada di Bayan. Polisi pun masih belum bisa memastikan berapa kali sudah tersangka melakukan aksi jahatnya. a�?Kasus ini masih kita kembangkan, kita tunggu saja fakta baru selanjutnya,a�? tandas Suarnaya. (cr-van/r8)

Berita Lainnya

Ombudsman RI Pantau Kasus Buku Kemenag

Redaksi LombokPost

Dana Rehabilitasi Sekolah Melonjak Rp 1,2 Miliar

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Gubernur Yakin Kemampuan Brimob

Redaksi LombokPost

Polda Kantongi Data Baru Kasus Pengadaan Buku Madrasah

Redaksi LombokPost

Berkas Banding Merger BPR Dilimpahkan

Redaksi LombokPost

Utamakan Langkah Preventif

Redaksi LombokPost

Absen Kerja, Sukatra Ditemukan Tak Bernyawa

Redaksi LombokPost

Tilang Menurun, Laka Lantas Meningkat

Redaksi LombokPost