Lombok Post
Praya

Jangan Lewat Jalan Sepi Yaa��!

AKBP Nurodin SIK

* Polres Kantongi Indentitas Pelaku

PRAYA – Polres Lombok Tengah bekerja keras mengumpulkan keterangan terkait beberapa kasus begal yang terjadi selama ini. Hasilnya, mereka telah mengantongi identitas para pelaku.

a�?Kami tetap melakukan pengejaran terhadap pelaku begal ini,a�? kata Kapolres Loteng AKBP Nurodin SIK.

Dari sekian kasus begal di Loteng, sebagian pelaku diciduk atas kerja sama masyarakat. Sisanya, kabur membawa hasil curian. Polisi pun telah menetapkan mereka sebagai daftar pencarian orang (DPO).

a�?Untuk itu, diperlukan kerja sama masyarakat agar membantu polisi menyampaikan informasi sekecil apa pun,a�? tegasnya.

Dari catatan Lombok Post, kasus begal yang menjadi perhatian publik yaitu terjadi di jalan raya Dusun Songgong Desa Sukadana Pujut. Korbannya adalah Windiyani 22 tahun warga Desa Puyung Jonggat.

Zona selatan itu memang dikenal rawan. Ada beberapa titik yang harus diwaspadai yaitu kawasan perbukitan dan jalan menanjak di Desa Maker Sari. Kemudian kawasan Serangen, Desa Selong Belanak, hutan gunung Pepe, Desa Rambitan yang berbatasan dengan Desa Kuta dan sekitarnya. Lalu, hutan gunung Tunak Bumbang, Desa Mertak serta Desa Sukadana dan sekitarnya.

a�?Masyarakat jangan melintasi area itu. Tolong hindari melewati jalan sepi,a�? ungkapnya.

Kalau pun terpaksa melintasinya, kata Nurodin, agar tidak sendirian. Melainkan beramai-ramai. Dengan catatan, tidak menggunakan kendaraan yang terlalu mewah atau membawa barang berharga lainnya. a�?Karena kejahatan itu muncul lantaran kita memberikan peluang untuk mereka berbuat,a�? ujarnya.

Dia mengaku, tidak bosan-bosan pihaknya memberikan imbauan dan seruan agar waspada terhadap kasus pembegalan. a�?Kalau ada yang membuntuti dari belakang, sebaiknya mencari dan berhenti di tempat keramaian. Jangan nekat,a�? tegas Nurodin.

Untuk mempersempit ruang gerak pelaku, pihaknya telah memerintahkan seluruh jajaran Polsek dibackup Polres, melaksanakan patroli rutin. Khususnya, dikawasan yang dianggap rawan. a�?Sekali lagi, sebaiknya masyarakat tidak melewati jalan sepi,a�? ungkapnya.(dss/r11)

Berita Lainnya

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost

Jaksa Kumpulkan 96 Kades Terpilih

Redaksi LombokPost

Dewan Pertanyakan Penyedia Panel RISHA

Redaksi LombokPost

Kadis Baru Ditugaskan Perangi Calo

Redaksi LombokPost

PT Angkasa Pura I Salurkan Dana Pinjaman Mitra Binaan

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Bangun Pendeteksi Tsunami

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Tagih Janji Jokowi

Redaksi LombokPost