Lombok Post
Kriminal

JPU Mantap Ajukan Banding

SIDANG: Empat Kasek di Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima saat disidang terkait korupsi dana BOS beberapa waktu lalu.

* Terkait Vonis Empat Kase

MATARAM – Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengajukan banding atas kasus sidang tipikor empat kepala sekolah di Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima.

Pengajuan banding tersebut sudah diprediksi jauh hari sebelumnya oleh Deny Nur Indra, kuasa hukum dari keempat terdakwa. Pihak JPU pasti akan mengajukan banding terhadap putusan hakim yang menjatuhkan vonis 1,6 bulan kepada keempat terdakwa.

Ajuan banding itu sendiri diterima pihak kuasa hukum terdakwa sehari setelah vonis. a�?Iya, Jaksa sudah menghubungi saya. Akan ada banding,a�? ujar Deny ditemui Lombok Post di Pengadilan Negeri (PN) Mataram.

Namun, memori banding belum diterima pihaknya secara langsung. Kemungkinan, kata Deny, memori tersebut diterima pada Rabu (besok, Red).

Terkait hal tersebut, kuasa hukum terdakwa tidak tinggal diam. Kuasa hukum akan mengajukan banding tandingan atas ajuan banding pihak JPU. a�?Kita akan membuat kontra memori banding,a�? beber Indra.

Ajuan kontra memori banding akan diserahkan ke Pengadilan Tinggi (PT) Mataram. Namun, Deny tidak memberitahu secara pasti, kapan akan dibawa ke PT.

Diberitakan sebelumnya, keempat kepala sekolah di Kecamatan Langgudu yakni; Muhammad Saleh, Kepala SD Inpres Pasir Putih; Jamaluddin, Kepala SDN UPT Laju; Abu Bakar Arsyad, Kepala SDN Laju; dan Murthalib, Kepala SDN Inpres Laju divonis hakim, kurungan penjara selama 1,6 bulan.

Putusan vonis majelis hakim yang diketuai Tri Hartono pada kamis (6/5) lalu, berdasarkan Pasal 3 Jo Padal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Jo Undang-Undang Nomor 2O Tahun 2001. Atas putusan majelis hakim, sebagian uang pengganti dalam pertimbangan hakim dibebankan kepada keempat terpidana korupsi tersebut.(cr-deq/r8)

Berita Lainnya

Cegah Aksi Para Spekulan, Polisi-Pemprov Pantau Pasar

Redaksi LombokPost

Kapolres Imbau Masyarakat Menahan Diri

Redaksi LombokPost

Penyidik LHK Lakukan Langkah Konfrontir

Redaksi LombokPost

Jaksa SP3 Kasus Izin Hutan Sekaroh

Redaksi LombokPost

PPK Masuk Bui, Rekanan Tak Kunjung Diadili

Redaksi LombokPost

Ahli: Penangkapan Muhir Bukan OTT

Redaksi LombokPost

Kejati NTB Selamatkan Uang Negara Rp 4 Miliar

Redaksi LombokPost

TNI Polri di NTB Tetap Solid

Redaksi LombokPost

Jalan Terjal Memburu Para Bandar

Redaksi LombokPost