Lombok Post
Sportivo

Kok Cuma Renang Aja?

* Minim Anggaran, Cabor Air Lain Tak Dilirik

MATARAM – Minimnya anggaran menjadi alasan berbagai cabang olahrga (cabor) di NTB tidak bisa berkembang. Anggaran olahraga yang saat ini masih terbilang jauh dari kata cukup dan sangat sedikit jika dibandingkan daerah lain dijadikan kambing hitam. Hal ini mengakibatkan beberapa cabor belum bisa dikembangkan di NTB. Salah satunya cabor air (terkecuali renang).

a�?Memang kita akui cabor air belum maksimal kita kembangkan. Bukan masalah sumber daya manusia (SDM). Hanya karena sedikit terkendala di anggaran. Baru renang yang sudah berjalan,a�? terang Kabid PO Dikpora NTB Anang Zulkarnae1n saat ditemui Lombok Post.

Sebagian besar Cabor air di NTB memang belum berkembang. Bahkan belum memiliki pengurus. Sebut saja, olahraga dayung, sky air, polo air dan loncat indah. Padahal beberapa cabor tersebut masuk ke dalam cabor yang perlombakan di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON). Namun di NTB belum dikembangkan secara maksimal.

a�?Tidak semua cabor bisa difasilitasi. Karena pusat menilai, realisasi anggaran tergantung sejauh mana prestasi dalam suatu cabor. Prestasi dulu baru difasilitasi. Kalau cabor atletik sudah tidak diragukan lagi,a�? tukas Anang.

Padahal secara geografis NTB sangat ideal dan potensial jika cabor air dikembangkan. Bahkan bisa menjadi salah satu tumpuan NTB mendulang medali di setiap kejuaraan level nasional maupun internasional.

a�?Semua ini bisa kita lakukan jika ada kerjasama yang baik antar semua pihak yang terlibat. Selain itu perlu infrastruktur dan peralatan yang memadai dari pemerintah daerah,a�? ungkapnya.

Jika melihat peran olahraga terhadap masyarakat saat ini, tentunya pemerintah harus berpikir ulang mendorong masalah pendanaan. Olahraga tidak hanya mampu mengharumkan NTB di tingkat nasional dan internasional. Peran olahraga juga dibutuhkan untuk menghindari generasi muda terjerumus pada penggunaan narkotika dan barang terlarang, serta berbagai kenakalan remaja.

a�?Ini perlu kita koordinasikan dulu dengan para pengurus cabor masing-masing. Disinilah perlunya bersinergi dengan semua pihak. Demi kemajuan olahraga kita,a�? pungkasnya. (cr-zen/r10)

Berita Lainnya

Selangkah Lagi Timnas U-19 Ke Piala Dunia

Redaksi Lombok Post

Huswatun Cetak Sejarah, Petinju Putri Pertama RI Raih Medali Asian Games

Redaksi Lombok Post

Zohri : Saya Nggak Percaya Bisa Juara

Prancis Fantastis! Juara Dunia setelah Tumbangkan Kroasia 4-2

Banjir Hadiah Menanti Zohri

Zohri, Sprinter Pertama Indonesia yang Menjadi Juara Dunia

AS Roma Butuh Keajaiban Kedua

Redaksi LombokPost

Chilena Ronaldo Seindah Puisi

Redaksi Lombok Post

NTB Layak Jadi Tuan Rumah PON 2024

Redaksi Lombok Post