Lombok Post
Headline Selong

Miris, Rp 120 M Ditahan Pusat

DISAHKAN: Paripurna dewan yang akhirnya mengesahkan susunan ketua dan anggota pansus pendidikan, kemarin.

* Karena Pendidikan Lotim Banyak Masalah

A�

SELONG – Carut marut pendidikan Lotim ternyata terdengar hingga ke pusat. Bahkan karena hal itu, kabarnya anggaran super besar mencapai Rp 120 miliar tak kunjung dicairkan Kementerian Pendidikan. Lombok Timur diwajibkan menyelesaikan tumpukan masalah yang sudah kadung menggunung guna memperoleh uang itu.

Mahsin, Kadis Dikpora Lotim saat coba dimintai keterangan koran ini enggan berkomentar. Ia yang dicegat seusai mengikuti kegiatan di pendopo bupati terus berlalu tanpa jawaban pasti terhadap sejumlah pertanyaan yang dilontarkan. a�?Nanti saja, nanti saja,a�? katanya sambil terus berlalu menghindari sejumlah awak media.

Informasi yang dihimpun Lombok Post, dana itu kabarnya diperuntukkan untuk pendidikan dasar (Dikdas). Pembangunan fisik dan non fisik sebenarnya bisa dialokasikan untuk anggaran besar itu. Sayangnya karena masalah yang ada, dana ini tak kunjung cair, bahkan terancam dipindah alokasikan ke sektor ataupun daerah lain.

Ketua DPRD Lotim H Khairul Rizal yang dimintai konfirmasi mengatakan juga mendengar kabar itu. Bahkan secara khusus ia sudah menyampaikan permasalahan itu ke bupati. a�?Pak Ali (bupati, red) janji segera tindaklanjuti itu,a�? katanya.

Masalah baru ini, kata Rizal, akan turut dimasukkan dalam Pansus Pendidikan yang disahkan kemarin. Bersama sejumlah masalah lain hal itu akan dibahas untuk dicarikan solusinya. Dia berharap pansus kali ini bisa membuka secara terang benderang permasalahan pendidikan di Gumi Selaparang. a�?Itu jadi temuan baru yang akan kita masukkan ke pansus,a�? jelasnya.

Pansus kemarin akhirnya menetapkan HL Hasan Rahman, Ketua Komisi II yang memang membidangi pendidikan sebagai ketua. Ia bersama sejumlah anggota pansus lain diberi wewenang mencari informasi terkait beragam hal dalam dunia pendidikan Lotim. Dalam waktu dekat, pemanggilan kepala dinas dikpora menjadi salah satu agenda wajib yang segera dijalankan. (yuk/r11)

Berita Lainnya

Serah Terima Surat SuaraTunggu Penyortiran dan Pelipatan

Redaksi LombokPost

Destinasi Wisata di Sembalun Belum Direhab, Diguncang Gempa Lagi

Redaksi LombokPost

Rekompak: Konstruksi RTG yang Rusak Akibat Gempa Belum Sempurna

Redaksi LombokPost

Gempa Tak Ganggu Ujian Nasional

Redaksi LombokPost

Polisi Akhirnya Turun Tangan Tertibkan Galian C Ilegal

Redaksi LombokPost

Dapur Umum Rumahan ala Pengungsi Desa Pesanggrahan, Montong Gading

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Butuh Terpal dan Trauma Healing

Redaksi LombokPost

OPD Harus Pahami Visi Misi Bupati

Redaksi LombokPost

Jaringan Irigasi Jangan Dikorupsi!

Redaksi LombokPost