Lombok Post
Tanjung

Akhirnya, Kades Gajian Juga

PERTEMUAN: Kades dan perangkat desa saat mendatangi kantor DPPKAD Lombok Utara menuntut kejelasan pembayaran siltap beberapa waktu lalu.

*Setelah Empat Bulan Puasa

TANJUNG – Setelah sempat tidak mendapatkan gaji selama empat bulan, seluruh kepala desa (Kades) dan perangkat akhirnya mendapatkan haknya.

a�?Sudah dibayarkan Jumat kemarin,a�? ujar Kades Sigar Penjalin Harun Rajab, kemarin.

Pembayaran penghasilan tetap (siltap) diberikan kepada seluruh desa yang sudah melengkapi seluruh persyaratan seperi SK perangkat desa.

Untuk diketahui, puluhan kades dan perangkat desa Lombok Utara sempat mendatangi kantor DPPKAD Lombok Utara untuk menanyakan langsung kejelasan belum dibayarnya siltap selama empat bulan.

Dalam pertemuan itu, Kepala DPPKAD menyatakan jika anggaran pembayaran siltap perangkat desa dan kades sebesar Rp 3,6 miliar yang rmasuk dalam ADD sudah ada hanya menunggu regulasi resmi sebagai payung hukum untuk mencairkannya.

DPPKAD dinilai tidak pernah memberikan kejelasan terkait kapan dikeluarkannya dana untuk siltap desa. Padahal pertemuan terakhir dengan pejabat Setda Lombok Utara dan Komisi I DPRD Lombok Utara telah disepakati solusi dipisahnya anggaran ADD dari APBD dan DD dari APBN.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemdes BPM PPKB Pemdes Lombok Utara Edi Agus Wahyudi mengatakan, terkait siltap SP2D sudah dimasukkan DPPKAD ke BPD.

a�?Tinggal desa yang mencairkannya,a�? cetusnya.

Ditambahkannya, dari pihak BPM sendiri sudah menyerahkan seluruh proposal yang masuk ke pihaknya kemudian sudah dilanjutkan ke DPPKAD. a�?Sudah ada desa yang dapat, ada yang berproses di bank dan ada juga yang belum,a�? jelasnya.

Lebih lanjut, Edi mengatakan Desa Gili Indah memilih tidak mengajukan proposal untuk mencairkan siltap bagi perangkat desa dan kades. a�?Gili Indah informasinya tidak akan mengajukan, karena mereka sudah menanggulangi dari PADes nya,a�? ungkapnya.

Terpisah Kepala DPPKAD Lombok Utara Muh Irwan mengatakan, persoalan siltap perangkat dan Kades sudah diselesaikan seluruhnya. a�?Sudah kita SP2D kan,a�? ujarnya singkat.

Ditambahkannya, sebenarnya proses pencairan siltap ini sudah diproses bahkan saat Kades dan perangkat datang untuk menanyakan perihal ini langsung ke kantor. (puj/r11)

Berita Lainnya

50 Orang Dilatih Jadi Aplikator Risha

Redaksi LombokPost

Rekruitmen P3K Diharapkan Bisa Mulai Tahun Depan

Redaksi LombokPost

Kantor Sementara DPRD Mulai Dibangun

Redaksi LombokPost

Warga Dusun Boyotan Terancam Tak Dapat Rp 50 Juta

Redaksi LombokPost

Baru 40 Sekolah Rusak Berat Dirobohkan

Redaksi LombokPost

Sekda Izinkan Huntara BUMN yang Tak Ditempati Dibongkar, Asal…

Redaksi LombokPost

Empat Puskesmas Darurat Mulai Beroperasi

Redaksi LombokPost

7.000 Petisi Penolakan Juknis Bantuan Gempa

Redaksi LombokPost

Pelebaran Jalan Ganggu Distribusi Air

Redaksi LombokPost