Lombok Post
Selong

Banyak Halangan, Tetap Berbuat

TGH Ishak Abdul Gani

*Mengenal Ketua MUI Lotim Terpilih

MUI Lotim telah menetapkan TGH Ishak Abdul Gani sebagai ketua dalam lima tahun ke depan. Di tengah beragam halangan dan rintangan yang dihadapi MUI Lotim, ia mengatakan tetap akan berbuat untuk umat.

***

Di salah satu sudut di lantai dua Masjid Agung Selong, seorang pria terlihat sibuk dengan bacaannya. Mengenakan gamis coklat dan peci putih, ia tak terganggu dengan lalu lalang sejumlah orang. Di ruangan yang hanya berukuran 3×4 meter itulah, ia berkantor. Sebuah ruang kecil yang hanya dilengkapi satu meja kursi, satu lemari, dan sofa untuk menerima tamu. TGH Ishak Abdul Gani namanya. Ketua MUI yang terpilih kembali dalam pemilihan Sabtu lalu. a�?Silakan masuk,a�? katanya hangat membuka pembicaraan.

Setelah terpilih, tak ada perayaan apapun yang dilakukan. Ia langsung fokus pada formatur yang segera menyusun kepengurusan. Tak seperti organisasi lainnya di daerah ini, MUI Lotim memang serba kekurangan. Di periode lalu kepemimpinannya, ia tak menerima sepeserpun dana dari pemerintah daerah untuk menjalankan roda organisasi.

Padahal MUI memiliki peran vital dan strategis. Tak hanya itu, oleh sejumlah pihak, peran dan fungsi MUI Lotim bahkan coba dinihilkan. Hampir-hampir ada MUI tandingan yang menyaingi dirinya pada periode terdahulu. a�?Inilah susahnya kalau agama ditarik-tarik ke urusan lain,a�? katanya.

Kini ia tak mau larut dengan persoalan yang ada. Menatap hari baru, TGH Ishak Abdul Gani memulainya dengan penuh kepercayaan diri. Pendekatan pada pemerintah segera dilakukan. Kalaupun tetap tak menerima bantuan, ia mengatakan tak akan berkecil hati.

Ia berjanji tetap bekerja dan berjuang untuk kepentingan umat. Sedang terhadap pihak yang dulu menentang MUI dan hampir membuat tandingan ia mengambil jalan diplomasi.

Menurut pria berjanggut ini, jika jalan diplomasi untuk menyatukan pihak bisa diambil, mengapa harus berdebat panjang. Bukankah dengan bersatu banyak hal positif bisa dihasilkan. Bukankah umat di Lotim membutuhkan para ulamanya sebagai panutan dan acuan.

a�?Pemberian pemahaman akan akidah yang benar jadi hal yang ingin kita bangun,a�? jelasnya.

Dengan atau tanpa dukungan, ia sudah berjanji untuk terus bekerja. Ia hanya meminta doa dan restu dari masyarakat Lotim agar bisa memberikan yang terbaik selama lima tahun ke depan kepemimpinannya itu. a�?Doakan kami dan seluruh pengurus, ingatkan kalau ada yang salah,a�? pintanya. (WAHYU PRIHADI)

Berita Lainnya

Risha Terkendala Tenaga, Rika Tersendat Material

Redaksi LombokPost

Dua Warga Bebidas Diamankan

Redaksi LombokPost

Kadis P3AKB Raih Award Champion Daerah

Redaksi LombokPost

Generasi Muda Jangan Main Gadget Terus!

Redaksi LombokPost

Pemkab Jangan Mau PAD Aja!

Redaksi LombokPost

Korban Minta Pelaku Segera Diadili

Redaksi LombokPost

Pengerukan Dermaga Labuhan Haji Terancam Molor

Redaksi LombokPost

Oknum Perawat Diduga Perkosa Rekan Kerjanya

Redaksi LombokPost

Jangan Main Gadget Terus Dong!

Redaksi LombokPost