Lombok Post
Headline Pendidikan

Hasil OSN Mengecewakan

Kepala SMAN 1 Mataram H Lalu Fatwir Uzali

MATARAM – Tahun ini duta NTB di ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) hanya mendapat dua medali. Medali A�disumbangkan dua sekolah di Mataram, yaitu SMAN 1 Mataram atas nama I Komang Gandung, mendapat perunggu. Satu lagi, medali perak disumbangkan siswa SMPN 2 Mataram Jason Axelino.

a�?a��Untung masih dapat medali,a��a�� kata Kepala SMAN 1 Mataram H Lalu Fatwir Uzali pada Lombok Post, Selasa (26/5).

Dijelaskan, perolehan dua medali membuat posisi NTB melorot. Tahun lalu NTB ada di peringkat 12. Tahun ini peringkatnya lebih dari 20.

a�?Pembinaan OSN tingkat nasional ini harusnya menjadi pusat perhatian Dinas Dikpora NTB,a�? ucap Fatwir.

Fatwir mengingatkan, pembinaan seharusnya tidak hanya dilaksanakan satu pekan. Pembinaan harus dipersiapkan lebih maksimal. Supaya bisa meraih medali lebih banyak.

a�?a��Guru di sini turun membina siswa pada ajang OSN tingkat nasional di Jogja,a��a�� ucapnya.

Lebih lanjut, menurunnya perolehan medali duta NTB lantaran persaingan cukup ketat. Kini untuk meraih medali emas dibutuhkan persiapan maksimal dan butuh keuletan.

a�?a��Raih perunggu sekarang sama halnya dengan raih medali emas,a��a�� akunya.

Ditambahkan, untuk meraih medali emas mendapat reward cukup besar. Peserta peraih medali emas akan mendapat beasiswa S2 ke luar negeri.

a�?a��Ini kan cukup besar hadiahnya, membuat siswa bersaing lebih ketat,a��a�� terangnya.

Fatwir menyebut, penilaian lomba berdasarkan peringkat nilai. Seharusnya pembinaan OSN dilaksanakan bekelanjutan. Sehingga punya potensi meraih medali.

a�?a��Kalau pembinaan instan tidak mungkin meraih medali,a��a�� ungkapnya.

Di tempat yang sama, I Komang Gandung Semara Putra mengatakan, ajang OSN diadakan di Jogja cukup ketat. Ada empat unsur penilaian dalam setiap kategori lomba. Pada OSN bidang geografi saja ia harus melakukan seleksi tes tulis, pratikum, tes laboratorium dan multimedia. a�?a��Ini masing-masing punya persentase penilaiana��a�� kata siswa yang masih duduk dibangku kelas XI ini.

Ditambahkan, OSN bidang geografi pesertanya 75 siswa. Dan itupun lomba harus tepat waktu. Jika telat maka tak akan bisa mengikutinya. Lomba ini persaingan cukup ketat dan membuat dirinya harus puas mendapat perunggu.

a�?Sebelum lomba ada training centerA� sepekan,a�? imbuhnya. (jay/r13)

Berita Lainnya

Jaksa SP3 Kasus Izin Hutan Sekaroh

Redaksi LombokPost

Pengerukan Dermaga Labuhan Haji Terancam Molor

Redaksi LombokPost

Zul-Rohmi Perlu Banyak Sosialisasi

Redaksi Lombok Post

Mengejar Mimpi Jadi Daerah Industri

Redaksi Lombok Post

Spa Abal-Abal Kembali Tersenyum

Redaksi Lombok Post

Usia 16 Tahun Terlarang Menikah

Redaksi Lombok Post

330 Tukang RISHA Minggat, Rumah Korban Gempa Baru Jadi 85 Unit

Redaksi Lombok Post

Masih Banyak Warga Loteng Buang Air Besar Sembarangan

Redaksi LombokPost

Pemkab dan ITDC Raih Penghargaan ISTA

Redaksi LombokPost