Lombok Post
Bima - Dompu

Lagi, Jaksa Kumpulkan 16 Saksi

korupsi

* Dihadirkan pada Sidang Lanjutan RTLH di Mataram

BIMA – Setelah mengirim tujuh saksi pada sidang minggu lalu, Kejaksaan Negeri Raba Bima kembali mengumpulkan 16 orang saksi baru kasus dugaan korupsi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Mereka akan menjadi saksi pada sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Mataram, Kamis (28/5).

a�?16 orang saksi sudah kita periksa. Mereka akan ke Mataram mengikuti sidang ke lima di Pengadilan Tipikor Mataram ,a�? terang Kasi Pidsus Kejaksaan Bima, Dipo Ikbal SH pada Lombok Post (Radar Tambora), Selasa (26/5).

Diakui, dari 16 orang saksi yang dihadirkan itu semuanya memberatkan terdakwa. Mereka adalah, pejabat dari Dinas BPMDes Kabupaten Bima, warga penerima bantuan, ketua kelompok penerima, dan pejabat di lingkup Pemkab Bima.

a�?Sidang lanjutan itu selain menghadirkan para saksi juga akan diikuti kedua terdakwa,a�? aku Dipo.

Dikatakan, selama sidang kasus dugaan korupsi yang melibatkan dua pegawai BPMDes Kabupaten Bima. Kajaksaan telah mengumpulkan sebanyak 50 orang saksi. Dari jumlah itu hanya 13 orang yang bisa memberikan kesaksian di persidangan.

a�?Saksi lain tidak bisa hadir karena sakit dan alasan lain. Bahkan seorang saksi telah meninggal dunia,a�? katanya.

Untuk diketahui, kasus korupsi anggaran bedah rumah yang bersumber dari APBN tersebut dimulai tahun 2013 lalu. Oknum LHP dan AD, anggota tim pengelola bedah rumah dari BPMDes Kabupaten Bima diduga menarik anggaran 10 persen per warga penerima untuk LPJ. Padahal keduanya memiliki honor.

a�?Anggaran ditetapkan setiap penerima sebesar Rp 5 juta. Ternyata dipotong Rp 500 ribu untuk LPJ,a�? jelasnya.

Dari 400 warga di 29 kelompok penerima bantuan bedah rumah, lanjutnya, pelaku berhasil mengumpulkan sebesar Rp 179 juta. Uang tersebut digunakan untuk keperluan lain. (jw/r9)

Berita Lainnya

IKKB Papua Barat Bantu Korban Gempa

Redaksi LombokPost

Etos Kerja Harus Meningkat selama Ramadan

Pemkot Bima Lanjutkan Perbaikan Infrastruktur Sisa Banjir

Redaksi LombokPost

Miliki Sabu, IRT Diringkus

Ops Ketupat Gatarin 2018 Dimulai

Masih Ditemukan Makanan Kedaluwarsa

Penataan Ama Hami Dilanjutkan

Berkas Ketua PDIP Kota Bima Dilimpahkan ke Kejaksaan

Redaksi LombokPost

KPU Kota Bima Mulai Lipat Surat Suara