Lombok Post
Bima - Dompu

Kandidat Cacat Hukum Tak Bisa Ikut Pilkada

DOMPU – Kandidat calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang cacat hukum tidak bisa ikut dalam pilkada. Hal tersebut ditegaskan Devisi Hukum KPU Dompu Drs Arifuddin.

Sesuai ketentuan pasal 7 huruf g, Undang-Undang Nomor 8 tahun 2015. Setiap warga negara yang mencalonkan diri sebagai kepala daerah dan wakil kepala daerah tidak pernah diancam hukuman penjara 5 tahun atau lebih.

a�?a��Kecuali kandidat itu sudah selesai menjalani hukuman 5 tahun. Dan itu diatur dalam pasal penjelasan,a�? ungkapnya.

Selain itu, syarat pencalonan bagi kandidat calon bupati dan wakil bupati yang berasal dari TNI, Polri, dan PNS wajib untuk mengundurkan diri. Hal tersebut sesuai ketentuan pasal 7 huruf t. a�?a��Kalau mau ikut Pilkada, PNS wajib mundur,a�? jelasnya.

Sementara itu, di Dompu yang akan melaksanakan pilkada secara serentak pada 9 Desember 2015 mendatang. Terdapat sejumlah PNS yang dipastikan akan tampil dalam pesta demokrasi tersebut. Di antaranya, SyafruddinYasin SAp dan H Muliyadin SH MH. a�?a��Kalau maju maju, bacabup ini wajib melepaskan seragam PNSnya,a�? tambah Arifuddin. (di/r9)

Berita Lainnya

IKKB Papua Barat Bantu Korban Gempa

Redaksi LombokPost

Etos Kerja Harus Meningkat selama Ramadan

Pemkot Bima Lanjutkan Perbaikan Infrastruktur Sisa Banjir

Redaksi LombokPost

Miliki Sabu, IRT Diringkus

Ops Ketupat Gatarin 2018 Dimulai

Masih Ditemukan Makanan Kedaluwarsa

Penataan Ama Hami Dilanjutkan

Berkas Ketua PDIP Kota Bima Dilimpahkan ke Kejaksaan

Redaksi LombokPost

KPU Kota Bima Mulai Lipat Surat Suara