Lombok Post
Pendidikan

Menunggu Bukti MAN 2 Model

BERPRESTASI :Siswa MAN 2 Mataram yang akan melaju ke tingkat provinsi pada KSM dan Aksioma foto bersama di madrasahnya.

* Harus Pertahankan Gelar KSM

MATARAM – MAN 2 Model Mataram memiliki tugas berat dalam Kompetensi Sains Madrasah (KSM) tingkat nasional. Madrasah ini harus mempertahankan medali diraih pada 2014 lalu. ”Mempertahankan ini lebih berat dibandingkan meraih,” kata Pembina KSM MAN 2 Model Mataram Lalu Syauki pada Lombok Post.

Sekadar diketahui, KSM tingkat nasional di Makassar 2014 lalu, Laily Hunawatun Tsani dari MAN 2 Model Mataram mendapat penghargaan The Best Eksperiment dan meraih medali emas. Selain itu, ada siswa yang meraih medali perak.

Dikatakan Syauki, sekarang sudah ada modal untuk mempertahankan medali pada ajang KSM dan Aksioma digelar di Pelembang. Dimana, pada KSM dan Aksioma diadakan di tingkat kota, 34 siswa MAN 2 Model Mataram meraih juara.

”Ini membuktikan kualitas MAN 2 Model Mataram mendominasi perolehan juara, baik pada KSM maupun Aksioma,” tambahnya

Tahun ini, ada enam mapel dilombakan. Ada penambahan mata lomba dibanding tahun lalu. Ia akan coba mengulang kejayaan NTB dengan perwakilan MAN 2 Model Mataram pada ajang paling bergengsi di madrasah naungan Kemenag ini. Ajang KSM 2015 Syauki manargetkan bisa meraih dua medali emas.

”Kami optimistis bisa menjadi juara,” terangnya.

Ditambahkan, mental juara sudah ada pada diri anak didiknya. Sekarang yang harus diperhatikan pembinaan dengan melibatkan pihak perguruan tinggi (PT).

Siswi MAN 2 Model Mataram Baiq Fadila Aisyah yang menjadi juara I KSM bidang biologi mengatakan, sebelum lomba dan meraih juara, ia diberikan pembinaan oleh guru di madrasah. Selain itu, PT juga memberikan pembinaan melalui kerja sama dengan pihak madrasah.

”Materi lomba semuanya sudah kami kuasai,” katanya.

Diceritakan, saat lomba ada soal uraian 10 butir dan pilihan ganda 50 butir. Soal tersebut hampir semua bisa dijawab. Ia punya pengalaman pada lomba KSM dan pernah meraih medali emas ajang KSM nasional.

Senada, Anindita Amlira yang mengikuti lomba Aksioma bidang bahasa Arab mengaku, pembinaan intensif dilakukan sebelum lomba.

”Waktu itu pembinaan intensif selama satu pekan,” katanya.

Saat lomba, lanjutnya, peserta diminta maju satu persatu membawakan pidato sesuai dengan tema diberikan panitia. ”Tidak nyangka menjadi juara,” kata Almira. (jay/*/r13)

Berita Lainnya

Kasek Harus Memiliki Sertifikat Cakep Nasional

Redaksi LombokPost

500 Mahasiswa UNW Ikuti PERTAMA

Redaksi LombokPost

Jurusan Pertanian SMKN 7 Mataram Kurang Diminati

Redaksi LombokPost

KBM di Kota Mataram Mulai Normal

Redaksi LombokPost

Bantuan Kemendikbud Untuk Guru PNS Rp 1,5 Juta, Honor Rp 2 Juta

Redaksi Lombok Post

Bhayangkari Percantik Taman Baca di Pesisir Pantai

Redaksi LombokPost

Sintya, Siswi MAN 1 Mataram Juara Ajang KSM Bidang Fisika

Redaksi LombokPost

SMAN 10 Mataram Kekurangan Siswa

Redaksi LombokPost

Dua Siswa Lotim Masuk Tim Paskibraka Nasional

Redaksi LombokPost