Lombok Post
Headline Politika

PDIP Gelar Uji Kelayakan Balon Kepala Daerah

UJI KELAYAKAN: Sejumlah bakal calon kepala daerah bersiap mengikuti uji kelayakan dan kepatutan yang berlangsung di Mataram kemarin.

MATARAM – PDI Perjuangan NTB menggelar uji kelayakan dan kepatutan bagi bakal calon (balon) kepala daerah. Sebanyak 26 balon dari tujuh kabupaten/kota mengikuti rangkaian test yang berlangsung di salah satu hotel di Mataram. Sembilan penguji dari Ikatan Sarjana Psikologi terlibat dalam test ini.

Sejumlah bakal calon kepala daerah hadir. Di antaranya, pasangan balon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh a�� H Mohan Roliskana. Balon lainnya yang juga hadir di antaranya Ady Mahyudi dari Kabupaten Bima, Burhanuddin Jakfar Salam dari Kabupaten Sumbawa, Abdurrahman Abdullah dari Kabupaten Dompu, dan Hj Wartia��ah dari Mataram. Sedangkan dari Kabupaten Lombok Utara hadir pasangan H Najmul Akhyar dan Syarifuddin, Lombok Tengah ada nama Zainul Aidi, H Lalu Suprayitno, serta pasangan Musyafirin dan Fud Syaifuddin dari Kabupaten Sumbawa Barat.

Sementara dari internal PDI Perjuangan terdapat sejumlah kader yang akan maju di pilkada serentak itu. Mereka di antaranya H M Husni Djibril, H Supardi, dan Ruslan Turmuzi.

Perebutan tiket dukungan dari PDI Perjuangan ini cukup seru. Meski bukan sebagai partai pemenang pemilu legislatif di NTB, PDI Perjuangan tetap diperhitungkan. Di beberapa daerah, partai ini menguasai kursi yang cukup signifikan. Total ada 25 kursi yang dikuasai di tujuh kabupaten/kota di NTB yang menggelar pilkada.

Ketua DPD PDI Perjuangan NTB H Rachmat Hidayat mengatakan, uji kelayakan dan kepatutan terhadap balon kepala daerah itu merupakan bagian dari pendidikan politik. PDI Perjuangan kata Rachmat, tidak menginginkan pemimpin yang psikologinya kurang bagus.

a�?Kepala daerah ini nantinya akan memutuskan kebijakan di daerahnya selama lima tahun ke depan, karena itu mereka harus punya psikologi yang bagus,a�? kata Rachmat Hidayat kepada wartawan di Mataram kemarin.

Dalam uji kepatutan tersebut, PDI Perjuangan menggandeng tim independent. Tidak hanya test tulis, para balon kepala daerah juga akan mengikuti test wawancara dan Fokus Group Discussion (FGD).

Rachmat menegaskan hasil fit and propertest ini nantinya akan disampaikan kepada DPP. a�?Nanti DPP yang merekomendasikan siapa bakal calon kepala daerah yang harus diperjuangkan,a�? ujar dia.

Hasil fit and proper test itu juga akan disandingkan dengan hasil survey internal. Menurut Rachmat, PDI Perjuangan sangat berharap hasil test tersebut sejajar dengan tingkat elektabilitas yang dimiliki para balon kepala daerah.

Sementara itu, Ketua DPP PDI Perjuangan Ketua Bidang kesehatan dan Anak Sri Suryani menjelaskan, uji kelayakan ini wajib diikuti semua balon kapala daerah yang ingin di usung PDI Perjuangan. Uji kelayakan ini digelar di seluruh Indonesia.

a�?Melalui uji ini kita ingin mengetahui psikologi para balon yang mendaftar di PDI Perjuangan,a�? tandasnya.

Dalam uji kelayakan kemarin, ada tiga test yang dijalani para balon kepala daerah. Pada tahap pertama tim penguji ingin melihat keperibadian para balon. Di tahap kedua, digelar FGD, dimana para balon akan berdiskusi bersama untuk menyelesaikan sebuah kasus. Pada tahap ini tim penguji ingin melihat apakah para balon bisa bekerja dalam tim, serta memiliki jiwa pemimpin. Pada test wawancara tim ingin lebih mengenal dan menilai bagaimana karakter dari para balon kepala daerah.

a�?Pengumuman hasil test sendiri, akan disampaikan pertengahan bulan Juni,a�? ungkapnya. (tan/cr-ian/r4)

Berita Lainnya

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost