Lombok Post
Metropolis

PNS Siap-Siap Dapat Uang Kaget

Uang amplop

* Gaji ke-13 Menanti

MATARAM a�� Ini kabar gembira bagi pegawai negeri sipil (PNS) di Kota Mataram. Menjelang puasa, gaji ke-13 mereka sudah menanti.

Total anggaran disiapkan di APBD 2015 sebanyak Rp 25,5 miliar. a�?Intinya kami sudah siap membayar, dananya sudah ada,a�? kata Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Mataram Yance Hendradira.

Yance menjelaskan, meski anggaran gaji ke-13 sudah disiapkan, namun uang itu belum bisa dicairkan, karena harus menunggu peraturan menteri keuangan (PMK). Aturan ini akan menjadi dasar pencairan.

Ditargetkan, dana tersebut akan cair pada akhir Juni 2015. a�?Pokoknya sebelum lebaran sudah cair,a�? terangnya.

Dana sebesar Rp 25,5 miliar tersebut akan dibagi ke sekitar 7000 orang lebih PNS di Kota Mataram. Termasuk guru. Ia memperkirakan, pegawai rata-rata akan menerima gaji ke-13 sebesar Rp 3 juta-Rp 5 juta. a�?Ini hanya satu kali dalam setahun lho ya,a�? tambahnya.
Ini sekaligus membantah isu adanya penghapusan gaji ke-13 bagi para PNS. a�?Itu merupakan kewenangan pusat untuk menghapusnya,a�? terang Yance.

Selain gaji ke-13, para PNS juga akan menerima kenaikan gaji sebesar 6 persen tahun ini. Pihaknya juga sudah mengalokasikan sebesar Rp 24 miliar untuk semua pegawai. Sama dengan gaji ke 13, tambahan kenaikan gaji juga masih menunggu PMK sebagai dasar pelaksanaannya.
Ia menekankan, penambahan gaji tersebut harus dijadikan motivasi bekerja. Sebab kenaikan gaji juga berdampak pada beban APBD Kota Mataram. (ili/r8)

Berita Lainnya

Ahyar Bakal Evaluasi Muslim

Redaksi LombokPost

UMK Jadi Pertimbangan Kenaikan Upah Honorer

Redaksi LombokPost

Hindari Berkendara Saat Hujan Lebat

Redaksi LombokPost

Pembuatan RISHA Kini Masalahnya Kekurangan Tukang

Redaksi LombokPost

Modal Awal Rp 800 Ribu, Kini Omzetnya Rp 2,5 Juta Sehari

Redaksi LombokPost

Hujan Deras, PDAM Tetap Ngadat

Redaksi LombokPost

Penyakit Menular Serang Anak Pengungsi

Redaksi LombokPost

Waspada ! Semua Pohon Berpotensi Tumbang!

Redaksi LombokPost

Lahan Menyempit, Petani Terjepit

Redaksi LombokPost