Lombok Post
Headline NASIONAL

Ramadan, Jam Kerja PNS Dikorting 5 Jam

ilustrasi/jpnn.com

JAKARTA – Menyambut Ramadan 1436 H yang akan dimulai pertengahan bulan ini, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) mengeluarkan ketentuan jam kerja PNS. Selama bulan puasa, jam kerja seluruh PNS di instansi pusat maupun daerah dikorting.

Pada kondisi biasa atau bukan bulan puasa, beban jam kerja PNS sebanyak 37 jam 30 menit (37,5 jam) dalam satu minggu. Nah selama bulan puasa nanti, jam kerja PNS dikurangi menjadi 32,5 jam per minggu. Ketentuan pengurangan jam kerja PNS selama bulan puasa ini tertuang dalam Surat Edaran Menteri PAN-RB 4/2015 tentang Penetapan Jam Kerja ASN (PNS), TNI, dan Polri pada bulan Ramadan.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PAN-RB Herman Suryatman mengatakan, dengan pengurangan jam kerja itu diharapkan bisa meningkatkan kualitas ibadah puasa para aparatur yang beragam Islam.

“Puasanya bisa tetap khusyu. Namun pelayanan kepada publik juga terus berjalan,” tandasnya di Jakarta.

Herman menguraikan untuk instansi yang menerapkan sistem lima hari kerja, selama Ramadan jam kerja dimulai pukul 08.00. Kemudian untuk Senin hingga Kamis mereka pulang kerja pukul 15.00. Khusus untuk Jumat jam pulang PNS ditetapkan pada 15.30, karena setiap Jumat jam istirahat berdurasi satu jam (11.30-12.30).

Kemudian untuk instansi yang memberlakukan enam hari kerja, jam kerjanya juga berbeda. Yakni untuk Senin sampai Kamis dan Sabtu, jam kerja dimulai pukul 08.00 hingga 14.00. Khusus setiap Jumat jam kerjanya agak panjang menjadi 08.00 hingga 14.30. Instansi yang menerapkan enam hari kerja biasanya adalah sekolah dan puskesmas.

Herman berharap PNS tetap disiplin mematuhi aturan jam kerja selama bulan puasa. Pemerintah sudah memberikan pengurangan beban jam kerja, sehingga PNS diminta untuk bekerja secara maksimal. Jam istirahat makan siang diimbau tidak digunakan untuk tidur-tiduran, meskipun alasannya menghemat tenaga supaya puasanya tidak batal.

Pejabat asal Sumedang, Jawa Barat itu juga menuturkan tentang rencana pencairan gaji ke-13 untuk PNS serta pensiunan PNS. Dia menjelaskan Menteri PAN-RB Yuddy Chrisnandi berharap gaji ke-13 ini bisa dicairkan sebelum lebaran. Sehingga bisa dipakai menjadi tunjangan hari raya (THR) bagi para PNS. (wan/r7)

Berita Lainnya

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost