Lombok Post
Metropolis

Daewon Group Lirik Lombok

INVESTOR KOREA: CEO Daewon Group Park Do Moon bersama Max Sopacua menyampaikan ketertarikan untuk melakukan beberapa bisnis di Indonesia, terutama di Lombok saat bertemu Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi, kemarin.

MATARAM a�� Daewon Group, perusahaan ternama asal Korea Selatan, diam-diam rupanya melirik peluang investasi di NTB. Rencana investasi itu kemarin disampaikan langsung CEO Daewon Group Park Do Moon kepada Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi.

Park datang bersama dengan Max Sapacua, mantan Anggota DPR RI yang juga politisi Partai Demokrat. a�?Saya tertarik ingin melakukan bisnis di Lombok-NTB. Karena Lombok lebih punya potensi menarik wisatawan dibandingkan Bali,a�? ungkap Park dalam pertemuan tersebut.

Dijelaskan, Daewon Group sendiri merupakan perusahaan Korea berskala internasional. Perusahaan ini bergerak di bidang konstruksi, mesin, dan teknologi informasi. Daewon Group mengaku sudah lebih 25 tahun yang lalu menjalin kerja sama dengan Indonesia.

a�?Kami sudah melakukan banyak bisnis di Indonesia, tidak hanya bidang konstruksi namun juga bidang yayasan atau foundation bidang pendidikan dan kebudayaan,a�? tambah Park.

Sayangnya, dia belum mau membuka secara detail, sektor investasi yang tengah disiapkan di NTB.

Yang jelas, gubernur menyambut baik dan mengapresiasi kedatangan Daewon Group. a�?Ini merupakan kesempatan yang bagus buat kita untuk bekerja sama dengan Daewon Group, kita berusaha untuk memberikan layanan terbaik,a�? kata gubernur.

Selanjutnya, Daewon disarankan segera berhubungan dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu NTB. Termasuk soal potensi investasi yang dimiliki NTB.

a�?Saya selaku pemerintah daerah ingin memastikan bahwa proses investasi berjalan dengan bersih, jelas, dan cepat sesuai prosedur serta tidak menyulitkan investor,a�? tambah gubernur. (uki/r12)

Berita Lainnya

Ahyar Bakal Evaluasi Muslim

Redaksi LombokPost

UMK Jadi Pertimbangan Kenaikan Upah Honorer

Redaksi LombokPost

Hindari Berkendara Saat Hujan Lebat

Redaksi LombokPost

Pembuatan RISHA Kini Masalahnya Kekurangan Tukang

Redaksi LombokPost

Modal Awal Rp 800 Ribu, Kini Omzetnya Rp 2,5 Juta Sehari

Redaksi LombokPost

Hujan Deras, PDAM Tetap Ngadat

Redaksi LombokPost

Penyakit Menular Serang Anak Pengungsi

Redaksi LombokPost

Waspada ! Semua Pohon Berpotensi Tumbang!

Redaksi LombokPost

Lahan Menyempit, Petani Terjepit

Redaksi LombokPost