Lombok Post
Ekonomi Bisnis Headline

Ekonomi NTB Tumbuh 16,53 Persen

MENURUN: Suasana Pasar Kebon Roek Ampenan dipadati pedagang dan pembeli. Sejauh ini tingkat konsumsi rumah tangga mengalami penurunan pertumbuhan di triwulan I 2015.

MATARAM – Pertumbuhan ekonomi NTB dalam triwulan I 2015 mencapai 16,53 persen bila dilihat year-on-yearA�(y-o-y). Ini jauh lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi NTB dalam triwulan IV 2014 sebesar 10,9 persen. a�?Ditinjau berdasarkan sektoral, pertumbuhan ekonomi yang tinggi tersebut didorong oleh kinerja kategori pertambangan, yang menyumbang pertumbuhan lebih dari 12 persen,a�? kata Kepala BI NTB, Prijono melalui Analis Ekonomi BI NTB, Hanif Galih Pratama.

Peningkatan ini terjadi terkait dengan kebijakan relaksasi ekspor konsentrat tembaga. Berdasarkan sisi permintaan, tingginya pertumbuhan ekonomi NTB tersebut didorong oleh kinerja ekspor yang tumbuh mencapai 693,87 persen. a�?Sementara itu, konsumsi rumah tangga yang memiliki share terbesar terhadap PDRB NTB, justru mengalami penurunan pertumbuhan di triwulan I 2015,a�? terangnya.

Inflasi NTB pada triwulan I 2015 (Jan-Mar) sebesar 0,18 persen dilihat dari quarter-to-quarterA�(q-t-q).A� Ini lebih rendah dibandingkan inflasi di triwulan IV 2014 (Okt-Des) yang mencapai 3,35 persen.

a�?Faktor-faktor yang mempengaruhi menurunnya tekanan inflasi Provinsi NTB triwulan I 2015 antara lain penurunan harga BBM pada awal tahun. Serta adanya panen untuk komoditas tanaman holtikultura pada pertengahan triwulan,a�? jelasnya.

Untuk inflasi tahunan, inflasi NTB di triwulan I 2015 sebesar 5,99 persen atau lebih rendah dibandingkan inflasi nasional yang mencapai 6,79 persen. Inflasi tahunan ini juga tercatat lebih rendahA� dibandingkan inflasi tahunan NTB di triwulan IV 2014 yang mencapai 7,23 persen.

Dampak pertumbuhan ekonomi bila melihat indikator kesejahteraan NTB pada triwulan I 2015 secara umum menunjukkan peningkatan, jika dilihat dari penyerapan tenaga kerja dan indeks Nilai Tukar Petani (NTP).

Peningkatan penyerapan tenaga kerja tercermin dari tingkat partisipasi angkatan kerja yang sebesar 71,66 persen pada Februari 2015, atau lebih besar dibandingkan Agustus 2014 yang sebesar 66,63 persen. NTP pada bulan Maret 2015 sebesar 102,23,A� meningkat dibanding triwulan I dan IVA� 2014 yang masing-masing sebesar 100,03 dan 99,92. (nur/r4)

Berita Lainnya

Korban Gempa Tagih Janji Jokowi

Redaksi LombokPost

Bantuan Air Bersih Dihentikan

Redaksi LombokPost

Pembangunan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi LombokPost

Pilkades Serentak Harus Dievaluasi

Redaksi LombokPost

4564 Honorer Lotim Akan Dievaluasi

Redaksi LombokPost

Akhirnya Darmaga Labuhan Haji Dikeruk Juga!

Redaksi LombokPost

7.000 Petisi Penolakan Juknis Bantuan Gempa

Redaksi LombokPost

Target Diprediksi Meleset!

Redaksi LombokPost

Jembatan Sungai Jangkuk Longsor!

Redaksi LombokPost