Lombok Post
Giri Menang Headline

Duummma�� Kapal Wisatawan Meledak

EVAKUASI: Petugas Pol Air, Basarnas, dan warga membantu mengevakuasi penumpang kapal Wahana 8 saat dievakuasi di Dermaga Cicak Senggigi, sore kemarin.

* Layani Rute Senggigi a�� Padangbai

GIRI MENANG -Kapal penumpang Wahana 8 meledak di tengah perairan Senggigi, Lombok Barat, sore kemarin. Kapal yang mengangkut 129 penumpang meledak sekitar pukul 13.30 Wita.

Ledakan itu terjadi sesaat setelah mereka meninggalkan Dermaga Cicak, Senggigi, menuju Padangbai, Bali. Belasan penumpang mengalami luka, patah tulang, dan luka bakar.

Informasi yang dihimpun Lombok Post, sebelum berangkat, kapal Wahana 8 menjemput para penumpang di Gili Trawangan,Gili Air, dan Gili Meno. Usai mengambil penumpang dari tiga tempat itu, kapten kapal mengarahkan tujuan ke Dermaga Cicak.

Setiba di dermaga senilai Rp 14 miliar itu, para penumpang yang menuju Padangbai, Bali, dinaikkan. Sekitar pukul 13.00 Wita, kapten kapal menghidupkan mesin, lalu meninggalkan dermaga.

Sekitar 30 menit atau 10 mil meninggalkan dermaga, kapal yang diawaki sembilan orang ini meledak. Ledakan itu diduga berasal dari dek mesin kapal.

Ledakan pertama yang membuat penumpang panik terjadi sekitar pukul 13.00 Wita. Selang satu menit, disusul ledakan kedua. Ledakan kedua ini cukup dahsyat dan menyebabkan dek serta kaca jendela kapal pecah.

Menurut salah seorang penumpang kapal, David, ledakan itu disertai kobaran api. Situasi itu membuat penumpang berhamburan menyelamatkan diri.

a�?Penumpangnya banyak. Jadi berdesak-desakan,a�? aku penumpang yang selamat dari insiden kapal nahas ini saat dievakuasi menuju Kantor Pelabuhan Senggigi, Jumat (5/6).

Ia menceritakan, para penumpang yang duduk paling dekat dengan dek mesin mengalami luka parah. Ada beberapa penumpang yang sempat disambar api dan mengalami luka di bagian kaki dan badannya. a�?Ada juga yang terbakar,a�? aku warga negara Inggris itu.

Sementara, penumpang yang mengalami luka di bagian kepala dan wajah disebabkan pecahan kaca. Saat ledakan kedua, sambung dia, kaca berhamburan dan mengenai wajah dan kepala penumpang. a�?Kalau yang patah akibat berdesakan. Ada yang terkena injakan dan terjatuh,a�? aku dia.

Pascaledakan itu, para petugas dari Pol Air, Basarnas, dan warga melakukan evakuasi penumpang kapal. Evakuasi itu menggunakan beberapa kapal dari Pol Air dan Basarnas.

Para penumpang yang mengalami luka parah lebih dulu diangkut. Saat dievakuasi, para korban terlihat meringis kesakitan. Darah segar yang mengucur dari badan mereka membasahi baju.

Selain korban luka robek, ada beberapa korban yang mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya. Petugas medis yang bersiaga di kantor pelabuhan langsung memberikan pertolongan sebelum dilarikan ke RSUP NTB.

Dari ratusan penumpang itu, ada tiga orang yang mengalami luka parah dan tidak sadarkan diri. Tiga penumpang itu kemudian digotong menuju ambulans untuk dibawa ke RSUP.

Evakuasi penumpang itu memakan waktu cukup lama. Hingga pukul 17.40 Wita, masih sibuk membawa korban ke ambulans. Sekitar lima unit ambulans disiagakan di jalur Senggigi BeachA� tersebut.

Kanit Pol Air Senggigi Polres Lobar Brigadir Khoirul Anwar mengaku, kapal Wahana 8 ini berangkat pukul 13.00 Wita. a�?Setelah meninggalkan Pelabuhan Senggigi, atau sekitar 10 mil dari Pelabuhan Senggigi tiba-tiba terjadi ledakan di dalam kapal,a�? katanya kepada Koran ini usai evakuasi korban di Pelabuhan Senggigi, Jumat (5/6).

Menurut dia, ledakan pertama terjadi di bawah kemudi. Satu menit kemudian disusul ledakan kedua di bawah dek lambung kiri. Ledakan kedua ini, sambung dia, mengakibatkan dek dan kaca-kaca pecah. a�?Dugaan sementara, ledakan itu akibat penguapan di dalam dek, sehingga terjadi panas dan bau BBM menyengat,a�? katanya.

Ia memastikan insiden ini tidak sampai menelan korban jiwa. Khoirul mengungkapkan, ada 19 korban yang mengalami luka. Rinciannya, delapan luka ringan, delapan orang patah, dan tiga orang mengalami luka bakar. a�?Semua korban dievakuasi ke RSUP NTB,a�? katanya.

Ia mengatakan, dalam kapal itu kebanyakan warga negara asing. Dari data yang diterimanya, sekitar 126 orang wisatawan asing, sedangkan sisanya tiga orang warga lokal.

a�?Anak-anak ada tiga orang. Rata-rata penumpang warga asing. Hanya tiga orang warga lokal,a�? bebernya.

Khoirul menegaskan, untuk mengetahui lebih lanjut penyebab ledakan ini, pihaknya akan melakukan penyelidikan. Salah satunya dengan memeriksa kondisi kapal, termasuk melakukan olah TKP khususnya pada sumber ledakan.

a�?Kapal ini kami amankan dulu di Pelabuhan Senggigi. Karena, aparat kepolisian akan melakukan penyelidikan terhadap penyebab meledaknya kapal ini,a�? kata dia.

Ia mengatakan, para penumpang yang selama dan tidak mengalami luka dibawa ke Lembar. Mereka akan diberangkatkan dari pelabuhan tersebut menuju Padang Bai.

a�?Yang selamat diarahkan untuk nyebrangA� lewat Pelabuhan Lembar. Ada beberapa orang yang sudah berangkat,a�? terang dia.

Ia menambahkan, pihaknya sendiri mengetahui ledakan kapal setelah mendapat laporan dari warga. Sekitar 30 menit pascaledakan, pihaknya langsung menurunkan anggota dan berkoordinasi dengan petugas Basarnas dan UPTD Pelabuhan Senggigi.

a�?Kami berangkat dengan empat anggota dan membawa satu kapal,a�? tandasnya.

Di sisi lain, informasi yang diserap Koran ini, kapal Wahana 8 ini diduga mengangkut penumpang melebihi kapasitas. Sesuai seat dan kapasitasnya, kapal Wahana 8 hanya mampu menampu 40 penumpang saja.

a�?Kapal ini juga kelebihan muatan sas. Seatnya hanya 40 orang penumpang, tapi membawa penumpang ratusan orang,a�? kata salah seorang saksi, Hendro Ramli yang mengaku ikut membantu mengevakuasi penumpang kapal tersebut.

Ia mengaku, sebelum berangkat, kapal ini baru saja pulang mengantar penumpang ke Bali. Tapi, mereka memaksakan diri untuk berangkat lagi. Padahal, kekuatan mesin sangat diragukan untuk kembali menempuh perjalan jauh.

a�?Kemungkinan mesinnya terlalu panas. Sehingga selang tangki bocor dan menyebabkan ledakan,a�? aku dia sembari menegaskan dirinya sempat mengingatkan kapten kapal.

Sementara itu 25 orang wisatawan mancanegara (wisman) korban ledakan kapal pesiar dirawat intensif di ruang instalasi gawat darurat RSUP NTB. Sejak pukul 17.00 Wita, merekaA� mendapat penanganan khusus petugas medis.a�?a�?A�A� Kepala IGD RSUD NTB dr Oxy Cahyo Wahyuni menyebutkan, korban luka bakar 2 orang,A� patah tulang belakang 1 orang warga negara Indonesia, sementara sisanya luka ringan akibat benturan. “Tidak ada yang terlalu parah,” terangnya.

Kabag Humas RSUP NTB Solikin menambahkan, korban yang dibawa ke RSUP terdiri dari 3 orang Indonesia, Italia 5 orang, Jerman 2 orang, Amerika Serikat 1 orang, Irlandia 1 orang. Kanada1 orang, Spanyol 1 orang, Belanda 1 orang, Australia 4 orang, Pancis 2 orang, New Zeland 1 orang, dan Inggris 3 orang.a�?a�?A�A� Sampai pukul 20.25 Wita, 9 orangA� sudah dipulangkan. Pihaknya memberikan pelayanan ekstra, semua petugas medis yang ada dikerahkan. Beruntung ruang IGD tidak terlalu ramai, sehingga petugas lebih leluasa memberikan pertolongan. “Tidak ada kendala, pelayanan lancar,” katanya. (jlo/ili/r7)

Berita Lainnya

PJU di PLTU Jeranjang Segera Dibangun

Redaksi LombokPost

Pemancing Diduga Hanyut di Perairan Labuan Poh

Redaksi LombokPost

Jasad Bayi Membusuk di Bukit Korea

Redaksi LombokPost

Polda NTB Berikan Data Penyidikan ke Bareskrim

Redaksi LombokPost

Waspada Banjir Kiriman!

Redaksi LombokPost

Dinas Pendidikan Loteng Gelar Latihan Dasar Kepemimpinan

Redaksi LombokPost

Waspada Calo PNS !

Redaksi LombokPost

Sosialisasikan Migrasi Aman Dengan Drama Rudat

Redaksi LombokPost

Sukiman Ungkap Kekecawaan di Hari Pahlawan

Redaksi LombokPost