Lombok Post
Headline Selong

Gerebek Kafe, Tangkap Puluhan PS

SEKSI: Para PS cafe di Labuhan Haji saat digerebek Sabtu dini hari lalu.

*Tim Gabungan Juga Sita Miras Tradisional

SELONG – Puluhan wanita seksi berpakaian minim dengan dandanan menor dibariskan. Bukan untuk upacara atau baris berbaris. Namun mereka adalah para partner song (PS) yang tertangkap saat digerebek petugas.

Satu demi satu mereka dimintai identitasnya oleh aparat gabungan yang melakukan razia. Dengan aroma menyengat yang menarik perhatian, mereka hanya tertunduk diam dan malu saat didata satu demi satu. Dari beberapa wanita itu tercium bau alkohol sangat menyengat.

a�?Ini tak bisa dikasih toleransi,a�? kata Kasat Pol PP Lombok Timur Salmun Rahman.

Sungguh mengejutkan, daerah yang mengklaim diri sangat religius ini, ditemukan puluhan wanita muda yang mengaku sebagai PS. Mereka yang terjaring hanya berasal dari dua kafe di Labuhan Haji. Kafe yang sebenarnya sangat dekat dengan perkampungan warga. Bahkan dari sana, suara azan dari pengeras suara masjid sekitar masih sangat jelas terdengar.

Parahnya lagi, ada seorang gadis di bawah umur yang baru berusia 16 tahun. Perempuan yang mengaku masih duduk di bangku SMA kelas II di Taliwang itu mengaku hanya datang menikmati malam bersama sang kakak. Entah benar atau tidak, namun apapun itu, kelakuan seperti ini sungguh tak pantas dibiarkan.

Dengan rok mini dan kaos oblong ketat, AS hanya tertunduk lesu menahan tangis malu. Setelah benegosiasi panjang, petugas akhirnya memulangkannya ke Mataram, tempat keluarga AS berada.

Tim gabungan yang juga beranggotakan unsur TNI, Polri dan Kejaksaan ini lantas memperingatkan para PS yang bekerja di sana. Tindakan lanjutan rencananya akan diambil setelah berkonsultasi dengan bupati. a�?Ini mau puasa, janganlah seperti itu,a�? pesannya.

Selain tempat hiburan malam, pasukan juga menyisir sarang pembuat minuman tradisional di sejumlah kawasan. Malam itu, lokasi yang disisir berada di Desa Kumbang dan Desa Danger.

Di dua lokasi itu, ember-ember pembuat miras sudah berjajar rapi. Pembuat nampaknya sudah siap mengedarkan minuman haram tersebut ke berbagai penjuru Lotim. Para pembeli setia yang terus meminta membuat para pengedar tak mampu menolak pundi-pundi rupiah yang ditawarkan. a�?Sekali tidak boleh, tetap tidak boleh,a�? kata Kasi Opstik Linmas L Ahmad Purwadi.

Pasukan kemudian mengangkut seluruh miras ini ke markas Satpol PP Lotim dengan kawalan ketat polisi dan tentara. Para pemilik rencananya dijerat Perda No 8 tahun 2002 tentang Miras. Kendati hanya masuk tipiring, pasukannya akan terus melakukan razia untuk menimbulkan efek jera.

a�?Kalau ditangkap terus mereka pasti rugi, nanti semoga kapok,a�? katanya.

Sementara, Kapolres Lotim AKBP Heri Prihanto mengatakan, mendukung segala upaya yang dilakukan pemerintah untuk menegakkan ketertiban umum dan pertauran yang berlaku. Polisi siap membantu dan tak akan segan menindak setiap pelanggar. a�?Kita dukung langkah berani pemerintah,a�? katanya singkat. (yuk/r11)

Berita Lainnya

Tiga Kepala OPD Tukar Posisi

Redaksi LombokPost

Kasus LCC Makin Terang

Redaksi LombokPost

Poktan Serahkan Bibit Bawang ke APH

Redaksi LombokPost

Polres Mataram Gerebek Bandar Sabu di Caksel Baru

Redaksi LombokPost

Lebih Dekat dengan Amiruddin ‘Pawang’ Kompor Gas Lulusan SMA : Buat Kompor Gas 8 Tungku dari Bekas Kompor Minyak Tanah

Redaksi Lombok Post

Perjuangan Pedagang Cilok di Pusuk Sembalun

Redaksi LombokPost

Bocah Lima Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Embung Jago

Redaksi LombokPost

Rp 50 Juta kok kayak Gini?

Redaksi LombokPost

Uang Ada, Fasilitator Tak Ada

Redaksi LombokPost