Lombok Post
Kriminal

Ada PTP, Kok Bisa Bobol?

PERTEGAS: Hambali beserta Jaksa Penuntut Umum maju ke hadapan majelis hakim untuk mempertegas isi BAP.

*Sidang Kasus Anjungan NTB

MATARAM – Persidangan kasus dugaan penyimpangan dana perbaikan Anjungan NTB di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) memasuki babak baru. Dalam sidang kedua tersebut, Jaksa Penutut Umum (JPU) menghadirkan Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum (PU) NTB, Lalu Imam Hambali sebagai saksi.

Dalam kesaksiannya, Hambali mengaku dirinya selalu memantau perkembangan proyek yang dilaksanakan di Jakarta tersebut. Ia sesekali datang ke proyek tersebut untuk melihat secara langsung pengerjaannya. a�?Kami sesekali memantau ke Jakarta,a�? kata Hambali di depan hakim.

Persidangan kemarin berlangsung menegangkan. Sempat terjadi perbincangan hangat antara anggota majelis hakim dengan saksi. Majelis hakim sempat mempertanyakan tugas Hambali sebagai PTP yang danggap lalai karena dana bocor. a�?Apa yang saudara lakukan di lapangan, kok dananya bisa bobol,a�? tanya Fathur Rauzi selaku anggota majelis hakim.

Namun, Hambali kembali menegaskan dirinya sudah menjalankan tugasnya sesuai dengan prosedur. Bahkan, ia juga mengatakan dirinya sudah turun langsung ke lapangan. a�?Saya setuju dengan hasilnya, walaupun dengan dana yang terbatas, hasilnya cukup baik,,a�? tegasnya.

Hambali sendiri dihadirkan terkait keterlibatannya sebagai Pengelola Teknis Proyek (PTP) Anjungan NTB di TMII, Jakarta. Sebagai PTP, Hambali bertugas sebagai pemberi informasi teknis termasuk persetujuan berita acara perkembangan dari pembangunan proyek senilai Rp 600 juta itu. (cr-van/r8)

Berita Lainnya

Buron Pembegalan Wisatawan Tertangkap di Sekotong

Redaksi LombokPost

Lagi, Pelajar di Lombok Tengah Terseret Kasus Narkoba

Redaksi LombokPost

Ombudsman RI Pantau Kasus Buku Kemenag

Redaksi LombokPost

Dana Rehabilitasi Sekolah Melonjak Rp 1,2 Miliar

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Gubernur Yakin Kemampuan Brimob

Redaksi LombokPost

Polda Kantongi Data Baru Kasus Pengadaan Buku Madrasah

Redaksi LombokPost

Berkas Banding Merger BPR Dilimpahkan

Redaksi LombokPost

Utamakan Langkah Preventif

Redaksi LombokPost