Lombok Post
Headline Selong

IGI Polisikan Dikpora

KLARIFIKASI: Inilah surat yang dilayangkan IGI pada bupati dan polres untuk membantah beragam tudingan miring

SELONG – Pernyataan kontroversi Kadis Dikpora Mahsin saat mengumpulkan ratusan guru awal pekan lalu mulai menuai polemik. Ikatan Guru Indonesia (IGI) Lombok Timur resmi mempersoalkan hal itu ke polisi.

a�?Saya sudah kirim surat resmi ke Kapolres,a�? kata Sekretaris IGI Lotim Muhir.

Dalam surat klarifikasi tertanggal 09 Juni itu, IGI memberikan tanggapan atas berbagai isu miring yang dihembuskan. Sebuah SMS yang beredar di kalangan guru dan ditindaklanjuti kepala Dikpora dianggap tidak berdasar. Dalam apel siaga yang dilakukan Dikpora, disampaikan arahan dan instruksi untuk menghadang dan melawan demo anarkis yang akan dilakukan IGI.

a�?Kami tak ada niatan demo, apa lagi sampai anarkis,a�? tegasnya.

Dalam apel yang mengumpulkan ratusan guru itu, Mahsin selaku Kadis Dikpora juga mengatakan demo tersebut bertujuan merusak data sertifikasi guru Lotim.
a�?Kita lawan siapapun yang berniat anarkis,a�? kata Mahsin saat itu.

Dalam apel tersebut disampaikan juga sejumlah oknum mantan pejabat Dikpora menjadi dalang rencana aksi dan membuat kisruh dunia pendidikan. Bahkan disebut juga kalangan dewan. Atas tuduhan tak berdasar itu, IGI menyatakan keberatannya. a�?Kami tak pernah mau demo, kalau mau tahu siapa pendemo, kadis tanya saja polisi,a�? ketus Muhir.

Sedang terkait perusakan data sertifikasi, dikatakan mustahil karena semua sudah terekap di pusat. Bahkan jika ada pihak yang pantas dicurigai, adalah Dikpora sendiri. Itu karena mereka yang menguasai data, file beserta paswordnya. a�?Ini ada upaya menyebar kebencian terhadap IGI,a�? katanya kesal.

Ia meminta polisi mengusut nomer penyebar fitnah awal itu. Polisi juga diharap bisa mencari dalang utama fitnah yang disebarkan terhadap IGI. Nomor yang pertama menyebar sms fitnah juga dilampirkan, beserta sejumlah data pendukung. a�?Kami selama ini selalu memberikan sumbangsih positif untuk pendidikan, saya tak rela,a�? kata Ketua IGI Lotim Amat, menambahkan.

Sementara itu, Kadis Dikpora Lotim Mahsin yang coba dimintai keterangan tak berada di kantor. Nomer yang dihubungi hanya dijawab oleh operator. SMS yang dikirim Lombok Post juga nihil balasan. Kabid Dikdas M Zaini yang dimintai klarifikasi juga enggan menjawab. a�?Saya no comment,a�? katanya. (yuk/r11)

Berita Lainnya

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost