Lombok Post
NASIONAL

Jika Utang Lunas, Tak Perlu Pidana

Wapres Jusuf Kalla saat menjawab pertanyaan wartawan di Istana Wapres kemarin, 9/6. Foto; Agus Wahyudi / JAWA POS

* JKA� Komentari Dugaan Korupsi Kondensat

JAKARTA – Kasus dugaan megakorupsi sektor migas yang membelit BP Migas (kini SKK Migas) dan PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama (PT TPPI) kini tengah intensif disidik Bareskrim Mabes Polri. Menurut Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla, semua pihak harus bisa memilah kasus TPPI.

Dia menyebut, proses penyelamatan atau penunjukan TPPI sebagai penjual kondensat bukan sebuah kesalahan. Sebab, kesalahan terletak pada TPPI yang tidak bisa melunasi utang atau kewajibannya kepada negara.

a�?Jadi kalau segera dibayar, bisa selesai, tidak perlu dipidana,a��a�� ujarnya di Kantor Wakil Presiden,A�Jumat (12/6).

Padahal, sebelumnya pihak Kepolisian menyebut, penunjukan TPPI oleh BP Migas bermasalah. Demikian pula hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menemukan pelanggaran prosedur dalam penunjukan TPPI. Karena itulah, mantan Menkeu Sri Mulyani Indrawari diperiksa kepolisian terkait perannya sebagai pejabat yang menyetujui skema pembayaran terhadap TPPI.

JK menegaskan, kasus TPPI adalah permasalahan tidak terpenuhinya kontrak dagang yang melibatkan BP Migas dan TPPI yang saat itu 60 persen sahamnya dimiliki pemerintah. Karena itu, pemerintah pun mengambil keputusan untuk menyelamatkan TPPI yang kondisi finansialnya tengah terpuruk.

a�?Jadi, ini utang piutang,a��a�� katanya.

Terkait kemungkinan dirinya bakal diperiksa sebagai saksi dalam kasus TPPI oleh kepolisian, JK menyatakan siap jika keterangannya benar-benar dibutuhkan.

a�?Saya selalu (siap). Jangankan (kasus TPPI) itu, saya pun jadi saksi pengadilan di Bandung,a��a�� ujarnya.

Sebagaimana diketahui, pada 13 April 2015 lalu, JK menjadi saksi meringankan untuk tersangka mantan Bupati Indramayu Irianto MS atau Yance. Saat itu, Yance diduga terlibat dalam korupsi pembebasan lahan untuk proyek pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Jawa Barat. (owi/sof/r7)

Berita Lainnya

Lion Air JT 610 Bermasalah di Bali, Jatuh di Karawang

Redaksi LombokPost

16 Instansi Belum Umumkan Seleksi Administrasi CPNS

Redaksi Lombok Post

Jokowi Beri Sinyal Subsidi BPJS Kesehatan

Redaksi LombokPost

Tes CPNS Baru untuk Instansi Pusat

Redaksi LombokPost

Pendaftar CPNS Segera Lapor Dukcapil Kalau Data NIK Tidak Muncul Saat Daftar

Redaksi Lombok Post

Separo Kuota CPNS untuk Pendidik

Redaksi Lombok Post

Sampai Jumpa di Guangzhou 2022

Redaksi Lombok Post

Tiga Jamaah Haji NTB Meninggal di Tanah Suci

Redaksi Lombok Post

Busana Adat Warnai Peringatan HUT RI di Istana

Redaksi Lombok Post