Lombok Post
Bima - Dompu

Sekolah Swasta Kesulitan Anggaran

ilustrasi/foto: fajar.co.id

DOMPU – Sekolah di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) mengalami kesulitan anggaran untuk operasional pendidikan. Hal itu disebabkan, karena hingga kini dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tak kunjung cair.

Ironisnya, kondisi tersebut terjadi sejak November 2014 lalu. Hal itu diakui, Kepala MI Ar Rahman Kilo, Abdul Wahid SPdi.

Dikatakan, akibat kondisi itu pihaknya kesulitan anggaran untuk penyelenggaraan pendidikan. Menyusul krisis keuangan itu, pihak sekolah dirundung berbagai masalah.

Diakui, listrik di sekolah setempat terancam dicabut lantaran belum dibayar. Belum lagi anggaran yang dipinjam untuk kebutuhan ujian beberapa waktu lalu. “Kita benar-benar kesulitan. Sebab sudah 8 bulan tidak menerima dana BOS,” keluhnya pada Radar Dompu (Lombok Post Group), kemarin.

Hal yang lebih memprihatinkan lagi, akibat kondisi itu, guru setempat tidak masuk sekolah. Lantaran hanya mengandalkan dana BOS untuk biaya transportasi. “Honor pengawas ujian pun belum kita bayar,” katanya.

Dia berharap kondisi itu segera terselesaikan. Apalagi dalam waktu dekat akan memasuki tahun ajaran baru. “Memasuki tahun ajaran baru, kita jelas membutuhkan anggaran. Sebab kita harus membeli seragam siswa,” pungkasnya. (cr-fir/r9)

Berita Lainnya

IKKB Papua Barat Bantu Korban Gempa

Redaksi LombokPost

Etos Kerja Harus Meningkat selama Ramadan

Pemkot Bima Lanjutkan Perbaikan Infrastruktur Sisa Banjir

Redaksi LombokPost

Miliki Sabu, IRT Diringkus

Ops Ketupat Gatarin 2018 Dimulai

Masih Ditemukan Makanan Kedaluwarsa

Penataan Ama Hami Dilanjutkan

Berkas Ketua PDIP Kota Bima Dilimpahkan ke Kejaksaan

Redaksi LombokPost

KPU Kota Bima Mulai Lipat Surat Suara